
Kemendikdasmen kirim 6 siswa terbaik Indonesia ke ajang International Mathematical Olympiad (IMO) 2026 di Shanghai, China.
JAKARTA, KalderaNews.com – Indonesia kembali membuktikan eksistensinya di panggung akademik internasional. Sebanyak enam murid jenjang pendidikan menengah terpilih untuk mewakili Indonesia pada ajang International Mathematical Olympiad (IMO) 2026 yang berlangsung di Shanghai, China, pada tanggal 10–20 Juli 2026.
Keenam delegasi ini merupakan talenta muda terbaik hasil seleksi ketat dan pembinaan intensif berkelanjutan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Sebelum bertolak ke China, mereka adalah para pemenang Olimpiade Sains Nasional (OSN) cabang Matematika tahun 2025.
BACA JUGA:
- Selamat, Siswa Indonesia Raih 4 Perunggu di Olimpiade Matematika Internasional 2025
- Hebat! Tim Olimpiade Matematika Indonesia Raih 1 Emas, 3 Perunggu, dan 2 Honorable Mention
- Siswa Indonesia Raih Medali di Olimpiade Matematika, Didominasi Sekolah Swasta
Kepala Pusat Prestasi Nasional Kemendikdasmen, Maria Veronica Irene Herdjiono, memberikan apresiasi tinggi bagi para delegasi.
“Adik-adik yang terpilih mewakili Indonesia di ajang International Mathematical Olympiad adalah murid terbaik dari yang terbaik. Selamat berjuang dan raih prestasi membanggakan,” tutur Irene.
Daftar 6 Siswa Terbaik Indonesia di IMO 2026
Berikut adalah profil enam siswa berprestasi yang menjadi garda terdepan Indonesia dalam kompetisi matematika paling tua dan paling bergengsi di dunia tersebut:
- Yusril Ihsan Adinatanegara – SMA Negeri 1 Glagah, Banyuwangi
- Danica Odelia – SMAS Kristen BPK Penabur Gading Serpong
- Fernando Almer Renjiro – SMA Negeri 5 Surabaya
- Steven Abiel Cahyono – SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya
- Jayden Jurianto – SMAS 1 Kristen BPK Penabur Jakarta
- Matthew Ravanelli Tjiptono – SMAK BPK Penabur Banda, Jawa Barat
Cerita dan Tekad Kuat dari Sudut Pandang Delegasi
Ajang ini memicu semangat tinggi bagi para peserta. Yusril Ihsan Adinatanegara, siswa asal Banyuwangi, menyatakan kesiapan mentalnya setelah melalui masa karantina pembinaan.
“Akhirnya saya sampai ke ajang internasional. Di pembinaan saya bertemu langsung dengan teman-teman pemenang OSN dari seluruh Indonesia dan di IMO saya bertemu serta siap berkompetisi dengan teman-teman dari seluruh dunia,” ungkap Yusril.
Sementara itu, bagi Danica Odelia, kompetisi tahun ini menjadi pembuktian kedua kalinya di panggung IMO.
Pada edisi tahun lalu, Danica berhasil membawa pulang penghargaan Honorable Mention. Melalui pengalaman berharga tersebut, ia optimis bisa mempersembahkan torehan medali yang jauh lebih baik untuk Indonesia tahun ini.
Optimisme Tim Pembina dari ITB
Selama berkompetisi di Shanghai, Tim Indonesia didampingi oleh dua pakar matematika sekaligus Tim Pembina IMO 2026 dari Institut Teknologi Bandung (ITB), yaitu Aleams Barra dan Fajar Yuliawan.
Aleams Barra selaku Koordinator Pembina mengutarakan rasa optimisnya terhadap performa anak didiknya tahun ini.
Pihak pembina memastikan bahwa keenam siswa telah dibekali dengan pendalaman materi yang matang serta simulasi latihan soal setingkat tingkat kesulitan IMO standar dunia.
“Harapannya semua murid dapat memperoleh medali yang maksimal,” pungkas Barra.
Mengenal Ajang IMO
Sebagai informasi, International Mathematical Olympiad (IMO) diakui sebagai olimpiade sains internasional tertua dan paling prestisius di dunia.
Diselenggarakan secara bergilir di berbagai negara peserta, kompetisi ini menguji kemampuan penalaran matematis tingkat tinggi yang diikuti oleh ratusan pelajar terbaik dari berbagai belahan dunia.
Saat ini, keenam delegasi kebanggaan tanah air telah tiba di Shanghai, China, dan resmi mengikuti acara pembukaan kompetisi. Selamat berjuang kepada para duta bangsa, kibarkan Merah Putih, dan bawa pulang prestasi membanggakan bagi Indonesia!
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply