Menyalakan Kembali Semangat Melayani di SMA Tarakanita Magelang

Hari Studi bagi seluruh guru dan karyawan di SMA Tarakanita Magelang pada Sabtu, 25 Juli 2026
Hari Studi bagi seluruh guru dan karyawan di SMA Tarakanita Magelang pada Sabtu, 25 Juli 2026 (KalderaNews/Dok. Tarakanita)
Sharing for Empowerment

Hari Studi bagi seluruh guru dan karyawan di SMA Tarakanita Magelang mengusung tema “Recharge Your Passion: Menyalakan Kembali Semangat Belajar”

MAGELANG, KalderaNews.com – SMA Tarakanita Magelang mengawali Tahun Ajaran 2026/2027 dengan menyelenggarakan Hari Studi bagi seluruh guru dan karyawan pada Sabtu, 25 Juli 2026.

Mengusung tema “Recharge Your Passion: Menyalakan Kembali Semangat Belajar”, kegiatan ini menghadirkan Dr. Ferdinandus Hindiarto, S.Psi., M.Si., dosen Fakultas Psikologi Soegijapranata Catholic University, sebagai narasumber.

Dalam pemaparannya, Dr. Ferdinandus mengajak para pendidik untuk kembali menyadari bahwa menjadi guru di sekolah Katolik bukan sekadar menjalankan profesi, melainkan sebuah panggilan untuk melayani dan menjadi saksi Kristus melalui kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA:

Guru tidak hanya bertugas menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian peserta didik.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjadikan nilai-nilai dalam dokumen Gereja sebagai dasar pelayanan pendidikan.

“Pendidikan yang sejati tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi harus mampu membawa peserta didik mengalami pertumbuhan pribadi, menemukan makna belajar, serta memiliki motivasi untuk terus berkembang,“ tandasnya.

Salah satu hal yang ditekankan adalah pentingnya menerapkan cura personalis, yaitu perhatian terhadap setiap pribadi secara utuh. Bentuknya dapat diwujudkan melalui tindakan-tindakan sederhana seperti menyapa siswa, memberikan perhatian terhadap kondisi mereka, serta membangun relasi yang hangat.

Menurutnya, karakter tidak diajarkan melalui teori semata, tetapi melalui teladan yang diberikan oleh guru setiap hari. Menghadapi generasi saat ini, guru juga diajak untuk memahami karakter peserta didik tanpa mudah memberikan penilaian.

Komunikasi yang terbuka, saling mendengarkan, dan menciptakan suasana belajar yang nyaman menjadi kebutuhan penting dalam dunia pendidikan masa kini.

Banyak persoalan yang dihadapi siswa berawal dari kurangnya perhatian, kasih sayang, penerimaan, afirmasi, dan penghargaan dari lingkungan terdekat mereka. Karena itu, kehadiran guru yang peduli dapat menjadi kekuatan bagi perkembangan mereka.

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, Dr. Ferdinandus menegaskan bahwa teknologi harus tetap menjadi sarana yang melayani manusia, bukan sebaliknya.

Guru diharapkan mampu memanfaatkan perkembangan zaman tanpa kehilangan fokus pada pembentukan pribadi peserta didik. Sebagai penutup, ia mengajak seluruh pendidik untuk memiliki tiga kompas utama dalam menjalankan tugasnya, yaitu hati yang mendengarkan, tatapan yang mendorong, dan kecerdasan yang berdiskresi.

Dengan ketiga nilai tersebut, guru diharapkan mampu menjadi pendamping yang memahami dunia peserta didik sekaligus menginspirasi mereka untuk bertumbuh menjadi pribadi yang utuh.

Hari Studi ini menjadi momentum bagi seluruh guru dan karyawan SMA Tarakanita Magelang untuk menyegarkan kembali semangat pelayanan, memperkuat komitmen sebagai pendidik, serta mempersiapkan diri menyambut Tahun Ajaran 2026/2027 dengan semangat baru demi menghadirkan pendidikan yang bermakna bagi setiap peserta didik. (Penulis: Rina Adityana)

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News 

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


357 views