8.667 Guru Bergelar S2 Ada di Jatim, Surabaya Terbanyak Disusul Sidoarjo

Jajaran pengurus. para suster CB (Carolus Boromeus) dan fungsionaris Yayasan Tarakanita nasional menyelenggarakan rangkaian rapat kerja strategis di Gedung TDC 2 kanwil Surabaya (KalderaNews/Dok. Tarakanita)
Jajaran pengurus, para suster CB (Carolus Boromeus) dan fungsionaris Yayasan Tarakanita nasional menyelenggarakan rangkaian rapat kerja strategis di Gedung TDC 2 kanwil Surabaya (KalderaNews/Dok. Tarakanita)
Sharing for Empowerment

Jawa Timur miliki 8.667 guru lulusan S2. Surabaya peringkat pertama! Cek sebaran daerah & cara daftar beasiswa S2 di Inggris.

SURABAYA, KalderaNews.com – Peningkatan kualifikasi akademik tenaga pendidik menjadi salah satu kunci utama dalam mendongkrak mutu pembelajaran di sekolah.

Semakin tinggi tingkat pendidikan yang ditempuh seorang guru, semakin kaya pemahaman pedagogis dan kompetensi profesional yang dapat diterapkan langsung di ruang kelas.

Data terbaru per Agustus 2026 mencatat Provinsi Jawa Timur memiliki sebanyak 8.667 guru berkualifikasi S2 (magister) yang tersebar di 38 kabupaten dan kota.

BACA JUGA:

Angka ini mencakup tenaga pendidik pada jenjang SMA, SMK, serta Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PK-PLK).

Sebaran Daerah dengan Guru Lulusan S2 Terbanyak di Jatim

Kota Surabaya memimpin di posisi teratas sebagai daerah dengan populasi guru lulusan S2 terbanyak, menyumbang sekitar 10,5% dari total keseluruhan guru berpendidikan magister di Jawa Timur.

Berikut daftar 10 daerah di Jawa Timur dengan jumlah guru berkualifikasi S2 tertinggi:

PeringkatKabupaten / KotaJumlah Guru S2
1Kota Surabaya911 guru
2Kabupaten Sidoarjo501 guru
3Kota Malang484 guru
4Kabupaten Lamongan380 guru
5Kabupaten Malang379 guru
6Kabupaten Gresik365 guru
6Kabupaten Jember365 guru
8Kabupaten Jombang320 guru
9Kabupaten Banyuwangi295 guru
10Kabupaten Kediri266 guru

Beasiswa Chevening – Kemendikdasmen: Kuliah S2 Gratis di Inggris

Guna mengakselerasi jumlah tenaga pendidik berstandar global, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) merangkul Pemerintah Inggris melalui program Beasiswa Chevening.

Melalui Nota Kesepahaman yang ditandatangani pada akhir Juli 2026, para profesional dan guru jenjang pendidikan dasar hingga menengah di Indonesia berkesempatan menempuh studi pascasarjana di universitas ternama Inggris secara penuh.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menegaskan bahwa ilmu dan pengalaman internasional yang diperoleh para guru selama studi di Inggris diharapkan dapat dibawa pulang untuk memperkuat kapasitas sektor pendidikan nasional.

“Pendidikan adalah salah satu investasi paling penting yang dapat dilakukan suatu negara untuk masa depannya. Kami sangat senang meluncurkan kemitraan baru dengan Kemendikdasmen,” ujar Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste, Dominic Jermey.

Ketentuan & Jadwal Pendaftaran

  • Kewajiban Pengabdian: Penerima beasiswa wajib kembali ke Indonesia dan mengabdi sekurang-kurangnya selama 2 (dua) tahun setelah menyelesaikan studi.
  • Tenggat Pendaftaran: Pendaftaran Beasiswa Chevening tahun ajaran 2027/2028 dibuka hingga 6 Oktober 2026.

Konsentrasi guru berkualifikasi magister yang masih terpusat di wilayah perkotaan seperti Surabaya, Sidoarjo, dan Malang menunjukkan pentingnya pemerataan distribusi tenaga pendidik berketerampilan tinggi di Jawa Timur.

Program beasiswa internasional seperti Chevening menjadi instrumen strategis bagi guru-guru di daerah untuk meningkatkan taraf akademik, yang pada gilirannya akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas literasi dan numerasi siswa di daerah.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


31 views