Aturan Baru IDX30 & LQ45: Saham HSC Dilarang Masuk, Cek Kriterianya!

Saham Indeks LQ45
Saham Indeks LQ45 (EduFulus/GWK)
Sharing for Empowerment

BEI perbarui kriteria indeks IDX30, LQ45, & IDX80. Saham High Shareholding Concentration (HSC) kini dilarang masuk. Simak detailnya!

The Path To Financial Freedom, EduFulus – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi melakukan penyesuaian besar dalam kriteria evaluasi konstituen untuk indeks-indeks utama seperti IDX30, LQ45, dan IDX80.

Langkah strategis ini diambil guna memastikan indeks saham di tanah air semakin relevan dan mencerminkan dinamika pasar yang sehat.

Larangan Saham High Shareholding Concentration (HSC)

Salah satu poin paling krusial dalam perubahan ini adalah penambahan syarat kepemilikan saham. BEI menetapkan bahwa saham yang masuk dalam kategori High Shareholding Concentration (HSC) tidak lagi memenuhi syarat sebagai konstituen indeks.

SIMAK JUGA: MSCI Depak Saham RI Kategori HSC, BREN & DSSA Jadi Korban!

Struktur kepemilikan yang terlalu terkonsentrasi pada pihak tertentu dinilai kurang merepresentasikan distribusi kepemilikan publik yang wajar. Beberapa saham yang saat ini masuk dalam sorotan kategori HSC antara lain adalah BREN, DSSA, dan RLCO.

Pembaruan Kriteria Free Float dan Likuiditas
Selain filter HSC, BEI juga memperbarui acuan rasio free float. Aturan terbaru kini merujuk pada Peraturan Nomor I-A tanggal 31 Maret 2026.

Batas minimum free float tetap berada di angka 10%, namun wajib mengikuti ketentuan yang lebih tinggi jika diatur dalam regulasi terbaru.

Di sisi lain, terdapat pelonggaran pada aspek likuiditas transaksi untuk indeks IDX80. Jika sebelumnya saham wajib ditransaksikan setiap hari tanpa jeda selama enam bulan, kini BEI memperbolehkan saham yang tidak ditransaksikan maksimal satu hari dalam periode tersebut untuk tetap masuk dalam seleksi.

Jadwal Pemberlakuan

Penyesuaian ini tidak dilakukan secara mendadak. BEI menyatakan bahwa kriteria baru ini akan mulai diterapkan pada:

  • Evaluasi Mayor: April 2026.
  • Efektif Berlaku: Hari bursa pertama Mei 2026.

Tujuan Penyesuaian

Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A., menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan agar indeks lebih mewakili kondisi pasar yang aktual dan meningkatkan kualitas indeks sebagai acuan utama bagi para investor, baik domestik maupun asing.

Dengan adanya filter HSC dan penyesuaian free float ini, diharapkan konstituen indeks IDX30, LQ45, dan IDX80 memiliki likuiditas yang lebih baik serta struktur kepemilikan yang lebih transparan dan sehat bagi perlindungan investor.

SIMAK JUGA: BEI Sanksi 204 Emiten Terlambat Lapor Keuangan: Ada WIKA, KAEF & MNCN

* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus lainnya di Google News. Dus, jika Anda ingin bekerjasama dengan kanal EduFulus, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*