
Berikut profil Arya Wedakarna, anggota DPD Bali yang menjadi sorotan usai hadir dalam ajang Miss Equality World 2026 bersama ajudan.
DENPASAR, KalderaNews.com– Nama anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Bali, Arya Wedakarna, belakangan menjadi perhatian publik setelah sejumlah video dan foto yang menampilkan dirinya di Bangkok, Thailand, beredar luas di media sosial.
Dalam potongan video yang ramai dibagikan, Arya Wedakarna terlihat menghadiri ajang kecantikan transgender Miss Equality World 2026. Ia juga tampak menyerahkan piala kepada salah satu peserta dalam acara tersebut.
Kehadiran Arya di ajang tersebut turut menjadi sorotan karena ia terlihat didampingi seorang prajurit TNI AL yang disebut sebagai ajudannya.
Foto Arya bersama ajudan berseragam TNI AL di acara Miss Equality World 2026 pun ikut tersebar di media sosial.
BACA JUGA:
- Profil Pendidikan dan Biodata Fanny Soegi: Karier – Maba ISI Usia 27 Tahun
- Profil Pendidikan Agustiar Sabran, Gubernur Kalteng yang Disorot Warganet
- Sosok Viral Kadisdik Kalteng, Kebijakan Kontroversial Sekolah di Tengah Asap
Arya Wedakarna Mengaku Diundang ke Acara Miss Equality World
Menanggapi hal tersebut, Arya menegaskan bahwa kehadirannya di Bangkok bukan dalam kapasitas sebagai anggota DPD RI yang mewakili Bali.
Arya menjelaskan bahwa dirinya datang setelah menerima undangan dari sebuah organisasi yang menurutnya sering menggelar kegiatan amal.
Ia mengaku mendapat informasi bahwa Bali memperoleh penghargaan atas sektor pariwisatanya. Oleh sebab itu, ia hadir dengan kapasitas sebagai tokoh wisata.
Arya menyebut dirinya hadir sebagai Presiden Hindu Center of Indonesia, bukan sebagai perwakilan DPD RI. Selama berada di Thailand, ia mengaku mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan, termasuk mengunjungi vihara, kuil Hindu, pameran, hingga agenda diskusi.
Acara puncak Miss Equality World 2026 berlangsung pada 30 Agustus dan salah satu agendanya adalah pemberian penghargaan.
Arya hadir dalam acara tersebut bersama ajudannya. Dokumentasi kehadiran keduanya kemudian menjadi perhatian setelah beredar di media sosial.
Menurut Arya, salah satu alasan dirinya hadir adalah karena pihak penyelenggara membuat video mengenai Bali dan sektor pariwisatanya.
Ia kemudian datang untuk menerima penghargaan yang berkaitan dengan pariwisata Bali. Ia juga mengaku tidak mengetahui bahwa acara tersebut berkaitan dengan isu transpuan.
Profil Arya Wedakarna, Anggota DPD RI Bali yang Jadi Sorotan
Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III atau lebih dikenal sebagai Arya Wedakarna (AWK) merupakan politikus, akademisi, sekaligus mantan figur publik asal Bali.
Arya Wedakarna menempuh pendidikan sarjana (S1) di bidang Manajemen Transportasi Udara, Universitas Trisakti, dan menyelesaikannya pada 2002.
Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan magister (S2) Ilmu Pemerintahan di Universitas Satyagama dan lulus pada 2004. Pendidikan akademiknya kemudian diteruskan ke jenjang doktoral (S3) Ilmu Pemerintahan di universitas yang sama hingga meraih gelar doktor pada 2007.
Arya pertama kali terpilih sebagai anggota DPD RI dari daerah pemilihan Bali untuk periode 2014–2019. Pada periode 2019–2024, ia kembali terpilih sebagai anggota DPD RI Bali dengan memperoleh 742.781 suara.
Namun, pada awal 2024, Arya diberhentikan oleh Badan Kehormatan DPD RI dan melalui Keputusan Presiden akibat pelanggaran kode etik berat.
Untuk periode 2024–2029, Arya kembali mencalonkan diri dan berhasil terpilih sebagai anggota DPD RI dari Bali setelah memperoleh 378.300 suara.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnyadi Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply