Bocoran Pembuat Buku TKA: Jangan Kosongkan Jawaban, Tidak Ada Minus!

TKA Siswa SMA/SMK
TKA Siswa SMA/SMK (KalderaNews/Kemendidasmen)
Sharing for Empowerment

Pembuat buku TKA bagikan strategi ampuh raih nilai tinggi di TKA 2026. Mulai dari trik soal kompleks hingga validator SNBP!

JAKARTA, KalderaNews.com – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 makin dekat. Pembuat buku TKA sekaligus Ketua MGMP Matematika DKI Jakarta, Iman Santoso, membagikan sejumlah strategi krusial bagi para siswa SMA/SMK sederajat agar mampu meraih skor maksimal dalam ujian mendatang.

Pesan utama yang ditekankan Iman adalah agar peserta tidak mengosongkan jawaban sama sekali saat mengerjakan soal pilihan ganda.

BACA JUGA:

“Sebaiknya pada saat kalian menemukan tes semacam itu ya isi aja. Tidak ada nilai minus apabila salah menjawab,” ungkap Iman dalam acara Talk Show TKA Final Sprint di Indonesia International Book Fair 2026, Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (1/10/2026).

Sistem Penilaian Adopsi Skor PISA & Trik Pilihan Ganda Kompleks

Iman menjelaskan bahwa mekanisme penilaian TKA mengadopsi model penilaian skor PISA:

  • Jawaban Kosong: Diberi kode 9.
  • Jawaban Salah Total: Diberi kode 0.
  • Jawaban Benar Sebagian: Diberi kode 1.
  • Jawaban Benar Mutlak: Diberi kode 2.

Kode-kode tersebut yang nantinya dikonversi menjadi skor akhir. Oleh karena itu, jika peserta merasa bingung atau ‘mentok’, mereka disarankan memilih jawaban yang paling mendekati.

Selain itu, Iman membeberkan kesalahan fatal peserta pada tahun sebelumnya terkait model soal pilihan ganda kompleks (jawaban benar lebih dari satu).

Banyak siswa yang hanya memilih satu jawaban padahal pernyataan yang disajikan memungkinkan lebih dari satu poin benar.

“Jika ada lima pernyataan, maka maksimal ada empat jawaban yang benar. Maka minimal pilih dua jawaban, jangan sampai cuma satu. Nah kemarin itu kebanyakan pilih satu dan itu strategi yang keliru,” tegasnya.

Pahami 3 Model Soal dan Kisi-Kisi TKA 2026

Untuk menghadapi TKA 2026, peserta wajib mengenali tiga bentuk soal yang diujikan:

  1. Pilihan Ganda Biasa
  2. Pilihan Ganda Kompleks (jawaban benar lebih dari satu)
  3. Pilihan Ganda Kategori (Benar/Salah atau Sesuai/Tidak Sesuai)

Mengingat cakupan materi TKA yang dirancang khusus untuk kesiapan masuk perguruan tinggi, Iman menyarankan siswa tidak perlu mempelajari seluruh materi secara ekstrem, melainkan fokus memahami kerangka atau kisi-kisi resmi dari pemerintah.

TKA 2026 Dipastikan Jadi Validator Nilai Rapor SNBP

Kebijakan penting lainnya yang ditegaskan Iman adalah fungsi TKA 2026 yang secara resmi bakal digunakan sebagai validator nilai rapor dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Kebijakan ini sebelumnya sempat tertunda pada pelaksanaan TKA 2025 akibat kesiapan masyarakat.

“Kenapa tahun kemarin belum? Karena banyak masyarakat yang memprotes persiapan TKA. Tapi untuk tahun ini pasti dipakai,” pungkas Iman.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


38 views