6 Cara Membantu Putra-Putri Kita Mandiri dalam Belajar

Belajar Secara Mandiri
Ilustrasi: belajar secara mandiri

JAKARTA, KalderaNews.com – Orang tua memiliki peran mendampingin putra-putrinya dalam belajar. Kehadiran orang tua saat anak belajar itu sangat penting. Kendati demikian, orang tua juga perlu mengajarkan putra-putrinya untuk bisa belajar secara mandiri.

BACA JUGA:

Ada saat dimana orang tua perlu mengajarkan putra-putrinya mandiri dalam belajar, berikut ini 6 caranya:

  1. Tentukan Waktu Belajar
    Langkah pertama yang perlu dilakukan yakni membuat kesepakatan bersama kapan waktu dan durasi belajar. Pilih waktu yang nyaman bagi putra-putri kita. Misalkan, jam 7 sore maka di saat yang telah sepakat dilakukan, selalu ingatkan putra-putri kita saat lupa.
  2. Siapkan Tempat untuk Belajar
    Karena sudah sepakat, pastikan ada meja dan kursi belajar dengan ukuran yang sesuai untuk putra-putri kita di rumah. Tempat belajar yang ideal adalah tempat yang tenang dan terang. Meletakkan meja belajar di ruang keluarga, dimana anggota keluarga lainnya biasanya berkumpul atau menonton TV dan bercengkrama, adalah kesalahan besar.
  3. Biarkan Mengerjakan Tugansya Sendiri
    Tugas sekolah (PR) diberikan untuk mendukung aktivitas belajar anak. Perlu diingat bahwa peran orang tua hanya sebagai fasilitator. Jika Bunda mengambil alih tugasnya sana artinya menghilangkan kesempatan buat putra-putri kita untuk belajar bertanggung jawab.
  4. Biarkan Siapkan Tas Sekolah Sendiri
    Menyiapkan tas sekolah untuk hari esok memang pekerjaan sepele, namun hal ini menjadi cara mengajarkan untuk belajar mandiri. So, biarkan putra-putri kita menyiapkan tas sekolahnya sendiri. Kita selaku orang tua boleh membantu mengeceknya.
  5. Beri Pujian dan Dukungan
    Memberikan pujian dan apresiasi untyuk putra-putri kita dalam mengerjaan tugas-tugas sekolahnya itu sangat penting dan bernilai. So, berikan lah pujian saat putra-putri kita berhasil dan melakukannya dengan baik. Nah, saat menemukan kekurangan atau kesalahan, arahkan mereka untuk menemukan apa yang perlu ia diperbaiki.
  6. Jauhkan dari gadget
    Gadget bisa menjadi pengganggu dan pengalih konsentrasi. So, jauhkan gadget dari putra-putri kita saat belajar. Siapa pun tahu, gadget itu tidak hanya mencandu bagi orang dewasa, tetapi juga anak-anak.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*