Peter van Tuijl: Pelajar Indonesia di Belanda Feels Like Home




Lulus Kuliah, Kerja Dulu 1-3 Tahun, Baru Balik Indonesia
Direktur Nuffic Neso Indonesia, Peter van Tuijl (KalderaNews/JS de Britto)

JAKARTA, KalderaNews.com – Direktur Nuffic Neso Indonesia, Peter van Tuijl menegaskan sektor pendidikan tinggi Belanda menyediakan lingkungan belajar yang sangat berorientasi internasional. Sebagai international student, pelajar Indonesia akan disambut oleh masyarakat Belanda yang dinamis, menghargai perbedaan, dan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris.

Ia menambahkan masyarakat Belanda memiliki reputasi berkomunikasi dalam Bahasa Inggris dengan lancar. Hal ini dapat menjadi pertimbangan yang mendasar bagi masyarakat Indonesia untuk memilih Belanda sebagai pilihan untuk melanjutkan studi.

BACA JUGA:

“Sebagai negara yang mempunyai keterikatan sejarah dengan Indonesia, pelajar Indonesia di Belanda akan menemukan banyak hal yang akan membuat dirinya feels like home. Seperti beberapa kata bahasa Indonesia yang sama dengan bahasa Belanda, makanan dan restaurant Indonesia yang tersedia di pusat keramaian, serta perhimpunan pelajar Indonesia (PPI) yang selalu menghadirkan acara-acara di setiap kota di Belanda,” tandasnya di acara Dutch Placement Day (DPD) 2019 dihelat di Erasmus Huis Jakarta, Jumat, 1 November 2019.

Ia pun menegaskan Belanda menawarkan pengalaman yang lengkap bagi pelajar Indonesia. Tidak hanya datang untuk melihat bunga tulip atau kincir angin saja, tetapi wawasan mengenai Eropa akan terbuka secara otomatis ketika melanjutkan studi di Belanda.

“Jarak tempuh dalam hitungan jam ke belahan negara Eropa lainnya seperti Paris, London, Berlin, Praha, Barcelona, atau Roma menjadikan nilai tambah saat memutuskan studi di Belanda,” pungkasnya. (FH)

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*