5 Langkah Praktis Daftar Beasiswa DAAD S2 dan S3 ke Jerman

Salah satu karnaval yang paling termasyur di Jerman adalah The Cologne Carnival (German: Kölner Karneval) saat Rosenmontag. Karnaval ini banyak diminati pelajar internasional untuk mengenal kebuadayaan Jerman
Salah satu karnaval yang paling termasyur di Jerman adalah The Cologne Carnival (German: Kölner Karneval) saat Rosenmontag. Karnaval ini banyak diminati pelajar internasional untuk mengenal kebuadayaan Jerman (KalderaNews/JS de Britto)

JAKARTA, KalderaNews.com – Beasiswa favorit untuk studi S2 dan S3 ke Jerman DAAD (Deutscher Akademischer Austausch Dienst) banyak diburu mahasiswa dan profesional muda Indonesia karena karena menawarkan cakupan beasiswa penuh (full scholarship).

Beberapa program studi prioritas yang masuk dalam DAAD telah dimulai dibuka. Biar tidak tertinggal info baik juga selalu diliat updatenya di tautan: Berikut Ini Deadline Lengkap Beasiswa DAAD 2020 untuk Kuliah S2 dan S3 di Jerman.

Selanjutnya, seperti apa sih langkah praktis yang dilakukan untuk mendapatkan beasiswa ini?

BACA JUGA:

Berikut ini 5 langkah praktisnya:

  1. Pastikan Universitas Mitra dan Program Studi Prioritas.
    Langkah paling awal yang wajib dilakukan sebelum mendaftar adalah memastikan universitas mitra dan program studi prioritas beasiswa DAAD. DAAD hanya tersedia di universitas-universitas mitra dengan program studi tertentu. Perhatikan minat pribadi dan program studi yang dibuka. Informasi universitas dan program studi prioritas bisa disimak di tautan Berikut Ini Deadline Lengkap Beasiswa DAAD 2020 untuk Kuliah S2 dan S3 di Jerman.
  2. Catat Baik-baik Persyaratan Program Studi Tujuan
    Setelah program studi tujuan yang kamu pilih benar-benar ada alias tersedia, catat baik-baik requirement lengkapnya dan disiapkan. Persyaratan ini ini biasanya ada di website resmi universitas.
  3. Siapkan Dokumen Pendaftaran
    Setelah semua persyaratan disiapkan, cek kembali apakah requirement yang diminta benar-benar sudah lengkap mulai dari formulir pendaftaran, CV, motivation letter, surat rekomendasi dan surat pernyataan dari atasan, salinan ijazah, transkrip nilai yang diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah, sertifikat kemampuan Bahasa Inggris dan Bahasa Jerman dan dokumen-dokumen penting lainnya seperti yang diminta. Alangkah baiknya, semua persyaratan ini disiapkan sejak jauh hari.
  4. Daftarnya Jangan Mepet Deadline
    Ini kebiasaan orang Indonesia sukanya kirim di akhir jelang deadline seolah-olah akan dipertimbangkan dengan cepat. Padahal, penyeleksi biasanya bete kalau harus menyeleksi banyak pelamar di saat deadline. Jauh hari dalam mendaftar juga untuk menghindari gagal upload karena server down. Penyeleksi yang sudah mendapatkan bahan seleksi jauh hari akan benar-benar melihat profil pelamar hingga detail. Dengan demikian, tentu baik juga kalau profil pelamar benar-benar diketahui lebih dalam.
  5. Menunggu Pengumuman Melalui Email
    Setelah melamar dengan menupload semua persyaratan, pelamar tinggal menunggu pengumuman. Jika dinyatakan lolos dari pihak program studi prioritas, mereka akan memberikan rekomendasi ke DAAD. Selanjutnya, DAAD lah yang akan memberikan pengumuman melalui email.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*