Inilah Arti dan Makna Logo Hari Guru Nasional (HGN) 2020 yang Terbaru

Pemenang Baru Sayembara Logo Hari Guru Nasional 2020. (KalderaNews.com/Dok. Kemendikbud)
Pemenang Baru Sayembara Logo Hari Guru Nasional 2020. (KalderaNews.com/Dok. Kemendikbud)

JAKARTA, KalderaNews.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI akhirnya menganulir pemenang sayembara logo Hari Guru Nasional (HGN) 2020 setelah temuan unsur plagiasi. (BACA: 2 Karya Dianulir, Inilah Pemenang Baru Sayembara Logo Hari Guru Nasional 2020)

Kemendikbud mengumumkan pemenang sayembara logo HGN 2020 adalah Teguh Prasongko E. (DKI Jakarta).

“Kemendikbud mengapresiasi masukan berbagai pihak mengenai sayembara logo Hari Guru Nasional (HGN) 2020. Dengan mengedepankan prinsip  transparansi, independensi, akuntabilitas, dan orisinalitas dalam proses penjurian, dengan ini panitia mengumumkan pemenang Sayembara Logo HGN 2020,” tegas Kemendikbud dalam laman resminya membatalkan pemenang sebelumnya.

BACA JUGA:

Diketahui, Hari Guru Nasional 2020 akan diperingati pada 25 November 2020 mendatang bertepatan dengan berdirinya Persatuan Guru Republik Indonesia.

PGRI sudah berdiri sejak 1945 sebenarnya, tapi baru pada 1994, pemerintah lewat Kepres No 78 Tahun 1994 menetapkan tanggal berdirinya PGRI sekaligus jadi Hari Guru Nasional. Penetapan ini pun ditegaskan lagi lewat UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Penetapan Hari Guru Nasional tujuannya tidak jauh beda dengan penetapan Hari Guru Sedunia, yakni mengapresiasi, mendukung dan mendorong kualitas guru Indonesia supaya pendidikan di Indonesia terus maju.

Biasanya di sekolah-sekolah digelar upacara untuk memperingati Hari Guru. Usai upacara, di beberapa sekolah diadakan berbagai kegiatan untuk memberikan apresiasi terhadap para guru, seperti lomba atau pentas seni.

Makna Logo Hari Guru Nasional (HGN) 2020 yang Baru

Kemendikbud pun memberikan penjelasan arti dan makna logo terbaru dalam Sayembara Logo HGN 2020 adalah Teguh Prasongko E. (DKI Jakarta).

Logo menggambarkan semangat belajar yang tetap menyala di tengah kondisi pandemik saat ini. Elemen-elemen desain yang terdiri dari figur pak guru, ibu guru, serta siswa dan siswi yang digambarkan sedang memakai masker, tampak dinamis dan ceria dalam menjalankan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Pemanfaatan teknologi digambarkan dengan simbol-simbol wi-fi, laptop, telepon selular, serta aplikasi telekonferensi, yang memiliki relevansi kuat dengan kondisi aktual saat ini sebagai alat penunjang kegiatan belajar mengajar.

Sementara bentuk hati, menggambarkan seluruh komponen pendidikan mulai dari guru, murid, hingga orang tua, yang bersinergi menciptakan semangat belajar yang merdeka dan penuh cinta guna memberikan hasil yang terbaik untuk dunia pendidikan di Indonesia.

Sementara itu, Kemendikbud juga menyatakan empat peserta yang mendapatkan apresiasi dalam Sayembara Logo HGN 2020, yakni:

  1. Asep Wawan Suwandana (Jawa Barat
  2. Ramandhika Septa Yoga (Jawa Timur)
  3. Reni Nur Safitri (Bengkulu)
  4. Syamsul Fajri (Sulawesi Selatan)

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*