Menantang, Inilah Manfaat Menulis dan Publikasi Jurnal Ilmiah untuk Mahasiswa




Ilustrasi mengumpulkan data untuk jurnal ilmiah (KalderaNews/Ist)
Ilustrasi mengumpulkan data untuk jurnal ilmiah (KalderaNews/Ist)

JAKARTA, KalderaNews.com – Menulis jurnal ilmiah memang tidak mudah, akan tetapi jangan disia-siakan jika mendapatkan kesempatan emas ini. Bagi mahasiswa S1, bergabung ke dalam tim dosen untuk menulis dan publikasi jurnal dapat menunjang karier. Selain itu, ada manfaat lainnya:

Asah Kemampuan Argumentasi

Mahasiswa dituntut untuk menyampaikan argumentasi secara ilmiah dan berdasarkan data, terutama pada hasil penelitian. Mahasiswa harus menemukan kebaruan penelitian dan membandingkannya dengan penelitian selanjutnya. Lalu, mahasiswa harus jujur terhadap keterbatasan penelitian dengan tanggapan yang tenang dan berilmu.

Tuliskan kesimpulan dan hasil dengan argumen yang proporsional. Mahasiswa harus selalu ingat bahwa penelitian bertujuan untuk membuktikan hipotesa, sehingga jangan mengarang hasilnya dengan data keliru.

BACA JUGA:

Meningkatkan Kemampuan Kerja Sama

Menulis jurnal bagi mahasiswa S1 biasanya didampingi oleh pembimbing sebagai penulis. Dengan demikian, beban kontribusi tidak dibebankan sendirian, melainkan bersama tim penulis. Mahasiswa bekerja sama dengan pembimbing untuk membantu penelitian dan proses submisi ke portal jurnal.

Meningkatkan Kemampuan Menjelaskan Secara Sederhana

Gaya bahasa menulis jurnal ilmiah tidak seperti skripsi yang detail dan bertele-tele. Mahasiswa ditantang untuk menjelaskan penelitian secara sederhana dan padat. Skripsi yang telah ditulis harus dirangkum dengan struktur yang jelas dan mudah dipahami tanpa mengurangi substansi.

Eksistensi di Internet Semakin Kukuh

Ketika jurnal diterbitkan di portal terakreditasi, seperti jurnal nasional dan Scopus, maka nama penulis akan tertera di Google Scholar. Kontribusi penulis bisa menjadi rujukan peneliti lain untuk kemajuan ilmu pengetahuan. Jika publikasi karya dengan bahasa Inggris, maka jangkauan artikel juga jauh lebih luas. Pengukuhan nama di internet juga menjadi kesempatan baik untuk kebutuhan karier mahasiswa.

Lebih Tahu Etika Penelitian Profesional

Bagi mahasiswa yang terjun ke dunia penelitian untuk membantu dosen, seperti jadi asisten peneliti, maka ia akan lebih tahu etika penelitian yang sebenarnya. Tentunya dosen pembimbing sebagai kontributor juga mengarahkan cara kerja penelitian secara profesional.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*