Komitmen Mengembangkan Literasi, Universitas Nahdlatul Ulama Hadir di LiterArt Fest Sidoarjo




PTS sidoarjo komitmen literasi
Ilustrasi: Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo. (KalderaNews.com/Ist)

SIDOARJO, KalderaNews.com – Literasi dulu merupakan kemampuan seseorang dalam mengolah dan memahami informasi saat melakukan proses membaca dan menulis. Namun, sekarang literasi merupakan kompetensi atau kemampuan yang lebih dari sekadar kemampuan membaca dan menulis. Sehingga untuk menjaganya diperlukan komitmen literasi salah satunya melalui civitas akademika.

Sekolah dan perguruan tinggi adalah lembaga yang menjaga kemampuan literasi masyarakat. Salah satu perguruan tinggi yang menjaga komitmen literasi adalah Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo.

BACA JUGA:

Komitmen ini disampaikan secara langsung oleh Rektor Unusida, Dr. H. Fatkul Anam, M.Si, pada Jumat, 18 Juni 2021 pada kegiatan pameran LiterArt Fest yang digelar oleh Komite Sastra Dewan Kesenian Sidoarjo (Dekesda). LiterArt Fest digelar selama tiga hari sejak 18 hingga 20 Juni 2021.

“Unusida bersinergi dengan berbagai pihak, dari pemerintah Kabupaten Sidoarjo, IKAPI, komunitas, termasuk Dewan Kesenian Sidoarjo dalam mengembangkan literasi. Sebab pengembangan literasi tidak dapat dikerjakan oleh satu pihak saja. Banyak komponen yang harus dilibatkan,” demikian penuturan dari Fatkul Anam.

Menurutnya pemerintah harus bergerak hingga wilayah kecamatan dan desa di Sidoarjo untuk rencana pengembangan literasi ini. Gebrakan awal yang akan digagas oleh pemilik lembaga penerbitan Media Ilmu ini adalah menguatkan konten lokal melalui literasi.

Menurut rektor Unusida, yang juga Ketua Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Jawa Timur, ini bahwa idenya ini dipelajarinya dari Malang. “Saya belajar dari Malang, di sana setiap desa diminta untuk membuat tim untuk menuliskan sejarah desanya. Hal ini nanti yang kita adopsi dengan menyesuaikan kultur dan potensi Sidoarjo.”

Fatkul juga menambahkan, “Pemerintah Kabupaten harus hadir dalam pengembangan dan komitmen literasi ini. Dengan kehadiran Pemerintah Kabupaten, kita bisa lebih enak dalam memberikan edukasi dan pengawalan hingga ke tingkat desa.”

Rencana kegiatan literasi ini akan dibuat dalam bentuk sayembara atau lomba. Setelah terkumpul akan dilakukan kurasi dan mungkin akan diambil sepuluh tulisan terbaik, finalis yang terpilih akan dibuatkan acara launching.

Menurut Fatkul Anam, rencana kegiatan ini selaras dengan agenda tahunan IKAPI, yakni Hari Buku di bulan Mei dan peringatan HUT IKAPI Jatim pada bulan November. Melalui rencana kegiatan ini, pemerintah kabupaten harus hadir dan berkomitmen memajukan literasi bersama pihak civitas akademika.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan share pada saudara, sahabat dan teman-temanmu!

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*