
PURWOKERTO, KalderaNews.com – Presiden Joko Widodo meresmikan pembangunan kampus II Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Jawa Tengah.
Presiden Jokowi mengatakan, kemungkinan gedung kampus yang akan dibangun ini menjadi gedung tertinggi di Purwokerto.
“Alhamdulillah, hari ini kita akan melakukan peletakan batu pertama, groundbreaking pembangunan kampus II Universitas Muhammadiyah Purwokerto,” ucapnya.
BACA JUGA:
- 9 Kampus Muhammadiyah dengan Jumlah Guru Besar Terbanyak, Mana Pilihan Kamu?
- Mengenal Kampus “Kristen Muhammadiyah” atau Krismuha, Sudah Ada 8 Kampus Lho!
- Aliansi BEM di Solo Raya Tolak Politik SARA Menuju Pemilu 2024 di Universitas Muhammadiyah Surakarta
“Tadi Pak Rektor menyampaikan mahasiswanya sudah berjumlah 17 ribu mahasiswa, fakultasnya ada 11 fakultas, bisik-bisik memang ruang kuliahnya kurang, sehingga perlu dibangun gedung baru, yang lantainya 14 lantai. Ini menjadi tertinggi mungkin di Purwokerto,” tambah Presiden Jokowi.
Pembangunan gedung ini menelan biaya hingga Rp 200 miliar.
Presiden pun meminta Menteri PUPR Basuki Hadimuljono untuk membangun gedung kampus tersebut.
Jokowi mengingatkan adanya bonus demografi di tahun 2030. Maka, bonus demografi itu harus dimanfaatkan dengan benar bila ingin Indonesia menjadi negara maju.
Karena itu, Jokowi mengingatkan Indonesia harus memanfaatkan dengan baik bonus demografi itu, dengan pengembangan sumber daya manusia (SDM).
“Saya yakin, Muhammadiyah dengan pengalaman panjangnya di bidang pendidikan akan menjadikan UMP (Universitas Muhammadiyah Purwokerto) sebagai kampus unggulan yang bereputasi internasional, kampus kebanggaan Purwokerto yang akan berkontribusi pada pengembangan SDM untuk bangsa dan negara. Dan dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pembangunan Kampus II UMP saya nyatakan dimulai pagi hari ini,” ujar Presiden Jokowi.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com


Leave a Reply