Begini Cara Menghindari Angin Puting Beliung, Tetap Waspada!

Ilustrasi: Fenomena angin puting beliung. (by pexels)
Ilustrasi: Fenomena angin puting beliung. (by pexels)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com – Angin puting beliung melanda Rancaekek, Bandung mengakibatkan kerugian bagi warga. BMKG bagikan tip menghindarinya!

Puting beliung adalah fenomena angin kencang yang bentuknya berputar kencang menyerupai belalai, serta biasanya menimbulkan kerusakan di sekitar lokasi kejadian.

Fenomena angin besar ini terbentuk dari sistem Awan Cumulonimbus (CB) yang memiliki karakteristik menimbulkan terjadinya cuaca ekstrem.

Meskipun begitu tidak setiap ada awan CB dapat terjadi fenomena puting beliung.

BACA JUGA:

Hindari, kurangi dampak kerugian

Proses pembentukan angin puting beliung memang sulit dicegah, namun bisa dihindari saat terjadi

Nah, berikut ini tipnya:

  • Waspada terjadinya potensi bencana hidrometeorologis (dampak cuaca esktrem) seperti hujan lebat hingga sangat lebat pada durasi lebih dari satu jam, angin puting beliung, dan hujan es yang dapat mengakibatkan dampak seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta dampak kerusakan lainnya.
  • Waspada juga terhadap terjadinya cuaca ekstrim berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai dengan kilat atau petir dan juga angin kencang pada sore hari, terutama pada hari di mana terjadi pemanasan kuat antara pukul 10.00 hingga 14.00 WIB, biasaya ditandai dengan jenis awan yang berwarna gelap, dan menjulang tinggi seperti kembang kol dan terkadang memiliki landasan pada puncaknya (Awan jenis Cumulonimbus).
  • Khusus untuk daerah bertopografi curam/bergunung atau rawan longsor, tetap waspada terutama pada kejadian hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang terjadi selama beberapa hari berturut-turut.
  • Sementara, di daerah dataran rendah dan dekat aliran sungai, waspadai potensi genangan/banjir. Selain itu, waspada dengan adanya pohon, reklame, atau benda lain yang bisa roboh saat terjadi angin kencang.
  • Bila sedang di dalam ruangan tertutup, tutup semua pintu dan jendela dengan rapat, lalu matikan seluruh aliran listrik di rumah/bangunan tersebut, dan mencari tempat yang aman serta hindari di dekat pintu atau jendela.
  • Jika di luar ruangan, jauhi tiang listrik, papan reklame atau bangunan tinggi lainnya, Hindari area lain yang berpotensi ambruk seperti jembatan atau pohon tinggi, segera cari tempat aman, duduk berlutut dan pegang area belakang kepala.
  • Jika di dalam kendaraan, keluar dari dalam kendaraan, dan segera cari tempat berlindung seperti bangunan yang kokoh.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*