
JAKARTA, KalderaNews.com – Stanford University akan mulai membangun kampus di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Mei 2024.
Demikian dikatakan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Bambang Susantono. Kampus tersebut bakal fokus membangun riset lebih dahulu di IKN.
“Mei 2024 mereka mulai membangun kampus,” kata Bambang.
BACA JUGA:
- Untar Kukuhkan 3 Guru Besar, Profesor Harus Hasilkan Profesor Baru
- Kecerdasan Buatan (AI) di Dunia Pendidikan Tak Terhindarkan, Jangan Takut, Ini Peluang!
- Kemendikbudristek Rayakan Hari Musik Nasional, 9 Maret 2024, Majukan Musik Indonesia
Sementara, Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital IKN, Mohammed Ali Berawi mengatakan, ada 7-8 kampus internasional yang siap masuk, seperti Universitas Leiden, Belanda.
“Karena kita menyiapkan planning berbagai macam dan standarnya internasional, maka banyak sekali organisasi yang ingin agar IKN menjadi living lab,” ujar Bambang.
Dia mengatakan, semua pendekatan baru dari perencanaan kota dan wilayah dites dan diuji coba di IKN.
Misal tentang nature based solution, kota ramah anak dan gender, hingga kota yang memiliki Intelligent Transportation Systems (ITS).
Membangun ekosistem pendidikan terbaik
Berdasarkan Lampiran II mengenai Rencana Induk IKN dalam UU Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara, prinsip dasar pendidikan di KIKN secara keseluruhan akan diarahkan pada konsep pendidikan abad 21 yang selaras dengan visi pendidikan di KIKN, yaitu membangun ekosistem pendidikan terbaik untuk memenuhi kebutuhan talenta masa depan di klaster ekonomi serta menjadi teladan penyelenggara pendidikan tinggi dan meningkatkan taraf hidup.
Konsep dan strategi pendidikan di Kawasan IKN (KIKN) didasarkan pada beberapa pertimbangan. Seperti intervensi di tingkat kejuruan sangat penting untuk memenuhi kebutuhan talenta dari klaster ekonomi baru karena sekitar 60 persen dari proyeksi pekerjaan di tahun 2045 bersifat kejuruan.
Lantas, penting untuk meningkatkan ketersediaan pendidikan tersier lanjutan di bidang science, technology, engineering, and mathematics (STEM) dan manajemen untuk mendukung kebutuhan pertumbuhan dan inovasi dalam klaster ekonomi di masa depan.
Pendidikan berkualitas tinggi ini menjadi kriteria utama untuk menarik minat pindahnya warga domestik dan asing, serta menjadi prasyarat yang harus ada di IKN.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com


Leave a Reply