Siap-siap! UNESCO Bakal Luncurkan Beasiswa Pertukaran Pelajar bagi Pelajar Indonesia

Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com – UNESCO akan meluncurkan beasiswa pendidikan bagi pelajar Indonesia yang berprestasi dalam bidang mitigasi bencana.

Demikian ditegaskan Pejabat Profesional untuk Disaster Risk Reduction and Tsunami Unit (DRRTIU) IOC-UNESCO, Ardito M Kodijat.

Ardito menerangkan, beasiswa ini merupakan upaya untuk memperluas pengetahuan dan meningkatkan kesadaran mitigasi bencana di kalangan pelajar.

BACA JUGA:

Pendidikan mitigasi bencana

Tetapi, program beasiswa ini tidak diberikan secara langsung oleh UNESCO, melainkan melalui Associated Schools Program Network, jaringan sekolah global yang mempromosikan nilai-nilai UNESCO melalui pendidikan.

“Melalui Associated Schools Program, siswa berprestasi memiliki kesempatan untuk mengikuti pertukaran pelajar dan berkolaborasi dengan sekolah lain di berbagai negara,” papar Ardito.

Ardito mengatakan, fasilitas tersebut sebagaimana yang sudah dilakukan timnya dalam forum Second UNESCO-IOC Global Tsunami Symposium.

Selain melakukan sosialisasi pendidikan mitigasi bencana, mereka juga mengunjungi 3 sekolah yang aktif mengembangkan Tsunami Awareness di Banda Aceh.

“Ketiganya di Banda Aceh sudah kita lihat. Mereka anak-anak yang inovatif. Kemudian melalui UNESCO ini bisa terjadi pertukaran siswa di semua negara dari SD sampai SMA,” katanya.

Tentang Associated Schools Program Network UNESCO

Associated Schools Program Network UNESCO atau ASPnet merupakan lembaga yang menghubungkan hampir 10.000 sekolah dengan tujuan memupuk perdamaian dalam kaum muda.

Lewat tindakan langsung, sekolah-sekolah anggota ini mempromosikan cita-cita UNESCO yang menghargai hak dan martabat, kesetaraan gender, kemajuan sosial, kebebasan, keadilan dan demokrasi, penghormatan terhadap keberagaman dan solidaritas internasional.

ASPnet didirikan pada tahun 1953 ketika UNESCO meluncurkan sebuah proyek yang disebut Scheme of Co-ordinated Experimental Activities in Education for Living in a World Community.

Dengan partisipasi 33 sekolah menengah di 16 negara anggota, mereka mendorong perdamaian, dialog serta pemahaman antarbudaya, pembangunan berkelanjutan, dan pendidikan yang berkualitas.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


702 views