Kabar Baik! Indonesia Siap Sediakan 100 Beasiswa Doktoral ke Rusia, Akan Ada Rekognisi Gelar Akademik

Wisuda kelulusan TK SD SMP dan SMA. (Ist.)
Wisuda kelulusan TK, SD, SMP, dan SMA. (Ist.)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com–  Pemerintah Indonesia memperkuat kerja sama strategis di bidang pendidikan tinggi dengan Rusia melalui penyediaan 100 kuota beasiswa untuk jenjang doktoral bagi pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan studi di Negeri Beruang Merah.

Hal ini merupakan bagian dari hasil kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Rusia pada 19 Juni 2025 lalu, di mana pendidikan tinggi menjadi salah satu dari empat dokumen kerja sama yang dipertukarkan.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, menjelaskan bahwa seleksi akan melibatkan Kemendiktisaintek.

BACA JUGA:

“Seleksi peserta beasiswa pemerintah Rusia dapat melibatkan Kemdiktisaintek, dan menjadikan program beasiswa tersebut sebagai salah satu bentuk dukungan atas kebijakan pemerintah Indonesia.” Pernyataan itu disampaikan melalui laman resmi Kemendiktisaintek.

Selain siapkan beasiswa, pemerintah Indonesia-Rusia juga akan padankan gelar akademik

Selain beasiswa, Indonesia dan Rusia kini tengah merampungkan proses pengakuan bersama terhadap gelar dan kualifikasi akademik.

Gelar sarjana dari mahasiswa Indonesia yang melanjutkan ke jenjang magister di Rusia nantinya dapat disetarakan dalam bentuk ijazah sarjana yang sah.

Brian juga menekankan pentingnya pendanaan riset bersama bagi para profesor sebagai bagian dari bentuk nyata kerja sama bilateral. Ia menyampaikan hal ini setelah bertemu langsung dengan Menteri Sains dan Pendidikan Tinggi Federasi Rusia, Valery Falkov, di St. Petersburg.

Falkov pun menyambut baik antusiasme pelajar Indonesia dalam program beasiswa pemerintah Rusia.

“Tingkat partisipasi peserta Indonesia, atas beasiswa Pemerintah Rusia bertumbuh sangat pesat dan Saya harapkan jumlah ini akan terus bertambah,” ujarnya.

Ia juga berharap pemerintah Indonesia dapat membuka akses lebih luas untuk pelajar Indonesia menempuh studi di Rusia.

Kunjungan balasan dari pihak Rusia juga direncanakan. Brian mengungkapkan bahwa Falkov dijadwalkan akan berkunjung ke Indonesia pada Oktober 2025, untuk menandatangani dokumen pengakuan bersama atas kualifikasi dan gelar akademik antara kedua negara.

“Indonesia dan Rusia sepakat menjalin kerja sama strategis di bidang pendidikan tinggi. Kesepakatan ini saya tandatangani bersama Menteri Sains dan Pendidikan Tinggi Federasi Rusia, Valery Falkov, di Saint Petersburg, sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral berbasis pengetahuan dan riset,” tutur Brian.

Sebagai informasi, empat dokumen kerja sama yang dipertukarkan dalam kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia adalah:

1. Perjanjian kerja sama pendidikan tinggi antara Kemendiktisaintek RI dan Kementerian Sains & Pendidikan Tinggi Rusia.

2. Nota kesepahaman kerja sama transportasi antara Kemenhub RI dan Kemenhub Rusia.

3. Memorandum kerja sama pengembangan digital antara Kemenkominfo RI dan lembaga sejenis di Rusia.

4. Nota kesepahaman investasi antara Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (DANANTARA) dan perusahaan pengelola investasi Rusia.

Kerja sama strategis antara Indonesia dan Rusia dalam bidang pendidikan tinggi membuka peluang beasiswa sekaligus memperkuat pengakuan mutu akademik kedua negara.

Dengan dibukanya 100 kuota beasiswa doktoral serta rencana pemadanan gelar, diharapkan semakin banyak pelajar Indonesia yang mampu bersaing secara global.


Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


656 views