Panduan Lengkap Pendaftaran STMKG 2025, Kuota, Syarat, dan Biayanya

Pendaftaran STMKG. (dok.stmkg)
Pendaftaran STMKG. (dok.stmkg)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com – Inilah panduan lengkap pendaftaran Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) 2025. Cek di sini aja!

Lulusan STMKG bisa langsung mengisi kebutuhan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Lingkungan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Tahun ini, STMKG bakal menerima 350 taruna/taruni untuk mengikuti pendidikan jenjang Sarjana Terapan (Diploma IV).

BACA JUGA:

Prodi yang ditawarkan

Berikut ini program studi yang ditawarkan STMKG disertai kuota penerimaan:

  1. Meteorologi, kuota 115 mahasiswa
  2. Klimatologi, kuota 64 mahasiswa
  3. Geofisika, kuota 67 mahasiswa
  4. Instrumentasi MKG, kuota 104 mahasiswa

Kriteria pendaftar STMKG 2025

Kebutuhan (formasi) dari tiap-tiap program studi diperuntukkan bagi peserta dengan kriteria sebagai berikut:

  • Formasi Reguler; formasi penerimaan taruna baru bagi peserta dari seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
  • Formasi Afirmasi; formasi yang dikhususkan bagi putra-putri Orang Asli Papua (OAP) dan Non Orang Asli Papua (Non-OAP) dari wilayah Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pegunungan, serta putra-putri afirmasi daerah meliputi Provinsi Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Maluku.

Persyaratan umum calon taruna/taruni STMKG 2025

  1. Pria/Wanita, Warga Negara Indonesia.
  2. Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, dapat berkacamata dengan Lensa Spheris Maksimal Minus (-) 4 D, dan Lensa Silindris Maksimal Minus (-) 2 D dan bersedia untuk melakukan pengobatan LASIK (Laser-Assisted in Situ Keratomileusis) dengan biaya sendiri bila diterima/lulus seleksi
  3. Umur tidak kurang dari 15 tahun dan tidak lebih dari 23 tahun pada tanggal 1 September 2025.
  4. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan.
  5. Bebas narkoba yang dibuktikan dengan tes kesehatan.
  6. Tidak sedang menjalankan ikatan dinas dengan instansi lain.
  7. Tinggi badan minimal 155 cm untuk pria dan 150 cm untuk perempuan, dengan berat badan seimbang.
  8. Bersedia bekerja di BMKG sesuai ketentuan yang berlaku sejak dinyatakan lulus pendidikan, dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Khusus bagi peserta afirmasi terdapat persyaratan sebagai berikut:

  1. Memiliki akta kelahiran dan domisili sesuai identitas KTP/KK di Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Maluku.
  2. Telah menyelesaikan Sekolah Dasar (SD)/yang sederajat, atau Sekolah Menengah Pertama (SMP)/yang sederajat, atau Sekolah Menengah Atas (SMA)/ yang sederajat di Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Maluku.
  3. Bagi peserta afirmasi Orang Asli Papua (OAP) mendapatkan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) atau Ketua/Anggota dari Majelis Rakyat Papua (MRP).

Syarat akademik

  1. Lulus/akan lulus Sekolah Menengah Atas (SMA)/ Madrasah Aliyah (MA)/ Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), atau yang sederajat untuk semua jurusan.
  2. Bagi yang lulus pada tahun 2025 dan ijazahnya belum keluar, wajib menggunakan Surat Keterangan LULUS/Surat Keterangan Aktif di Kelas XII.

Cara mendaftar

  • Pendaftaran dilakukan pada 29 Juni – 18 Juli 2025.
  • Pendaftaran dilakukan secara online terintegrasi melalui portal Panitia Pendaftaran dan Seleksi Sekolah Kedinasan https://daftar-dikdin.bkn.go.id.
  • Peserta harus terlebih dahulu yakin telah memenuhi seluruh syarat sebelum melakukan pendaftaran. Apabila ternyata tidak memenuhi syarat tersebut, maka peserta tidak dapat diterima/dibatalkan sebagai calon taruna/taruni.
  • Tata cara pengisian formulir pendaftaran dapat dilihat pada website https://ptb.stmkg.ac.id dan akun media sosial resmi STMKG (STMKG Official)
  • Biaya Pendaftaran sebesar Rp75.000; biaya pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sebesar Rp100.000; biaya pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sebesar Rp100.000.

Tahapan seleksi

Setiap pendaftar wajib melalui 3 tahap seleksi dengan sistem gugur, yaitu:

  1. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
  2. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) untuk mata pelajaran Fisika, Matematika, dan Bahasa Inggris.
  3. Tes Kesehatan, Tes Kebugaran, dan Wawancara.

So, bagi kamu yang berminat, untuk informasi lebih lengkap bisa langsung saja cek di: https://ptb.stmkg.ac.id/.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


2,466 views