Kokurikuler Humaniora SMA Tarakanita Magelang, Remaja Sehat Mental, Raih Masa Depan Gemilang

SMA Tarakanita Magelang
Para siswa Kelas X SMA Tarakanita Magelang berdinamika dengan kokurikuler humaniora (KalderaNews/Dok. Sekolah)
Sharing for Empowerment

MAGELANG, KalderaNews.com – Dalam dinamika pembelajaran, SMA Tarakanita melaksanakan kokurikuler dalam setiap jenjangnya. Kelas X pada semester 1 ini berdinamika dengan kokurikuler humaniora.

Dalam prosesnya, diharapkan murid mampu belajar menjadi makhluk yang utuh, memiliki akal, rasa, dan moral. Selain itu, dalam kokurikuler ini juga diharapkan murid mampu menjadi makhluk sosial yang hidup dalam jaringan relasi dengan sesama dan lingkungannya.

Dengan prespektif ini, murid akan meliha keterkaitan antara Kesehatan mental dan cara mereka bergaul, berinteraksi, berempati dalam kehidupannya.

BACA JUGA:

Remaja saat ini kerap kali mengalami gangguan mental dari berbagai faktor sehingga kadang kala mengganggu kegiatannya dalam bersosialisasi ataupun dalam pembelajaran di sekolah.

Maka, melalui kokurikuler humaniora SMA Tarakanita Magelang mengajak para murid untuk menjaga kesehatan, menjaga keseimbangan diri, serta membangun hubungan yang sehat dengan orang lain. Kokurikuler ini menangkat tema “Remaja Sehat Mental, Raih Masa Depan Gemilang” dan bertempat di Gedung A SMP-SMA Tarakanita Magelang.

Narasumber kali ini, SMA Tarakanita Magelang mengundang Dra. Maria Yosephine Hariati, CGP, C.Ht. sebagai anggota komite sekolah sekaligus orang tua alumni. Yosi mengawali penyampaian dengan kasus-kasus remaja yang saat ini sedang marak.

Fenomena krisi remaja yang marak belakangan ini, seperti kasus klitih di jalanan yang melibatkan anak muda, menjadi contoh nyata bagaimana lemahnya kendali diri, hilangnya empati, serta ketidakmampuan mengelola tekanan dapat berujung pada perilaku menyimpang.

Dalam materinya Ibu Yosi memberikan tips agar remaja memiliki kesehatan mental yang baik dimulai dari diri sendiri, keluarga, sekolah hingga masyarakat. Selain itu, siswa diajak untuk mengelola emosi, membangun relasi positif, menghindari perilaku berisiko, dan menjadi remaja yang tumbuh lebih baik.

Di akhir sesi, beliau memberikan quote “orang sukses bukan berarti nggak pernah stress tapi mereka tahu cara mengatur stress”.

SMA Tarakanita Magelang
Para siswa Kelas X SMA Tarakanita Magelang berdinamika dengan kokurikuler humaniora (KalderaNews/Dok. Sekolah)

Dalam pemaparannya, Dra. Maria Yosephine Hariati menekankan bahwa remaja perlu membekali diri dengan ketangguhan mental, keterampilan mengelola emosi, serta kemampuan membangun relasi positif. Hal ini menjadi bekal penting agar mereka mampu menghadapi tantangan zaman yang penuh perubahan.

“Kesehatan mental itu penting diketahui, walaupun fisik kuat tapi jiwa tidak sehat ya sama saja. Mental adalah kekuatan asli dari diri kita sendiri,”ujar Evan salah satu siswa kelas X.

Evan juga menambahkan bahwa ia mendapat ilmu baru yaitu cara menyehatkan mental dengan cara bercerita ke orang lain, istirahat, dan menjaga pola hidup.

Melalui kegiatan ini diharapkan siswa kelas X dapat lebih menyadari pentingnya menjaga kesehatan mental, mengembangkan potensi diri secara optimal, serta merencanakan masa depan dengan penuh percaya diri.

Dengan kesehatan mental yang terjaga dan jiwa yang sehat maka akan terwujud prestasi yang gemilang. Siswa SMA Tarakanita Magelang diharapkan siap melangkah menuju masa depan yang gemilang, sekaligus membawa semangat humaniora dalam setiap langkahnya. (Penulis: Helanes)

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*