SLEMAN, KalderaNews.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman, Susmiarto, akhirnya meminta maaf atas pernyataannya yang meminta guru untuk mencicipi MBG sebelum dibagikan kepada siswa.
Susmiarto menyatakan, maksudnya adalah guru bisa mengecek terlebih dahulu kelayakan MBG berdasarkan bentuk, warna, atau aroma.
“Pertama, saya memohon maaf. Kedua, saya ingin meluruskan bahwa sekolah dalam hal ini guru bisa ikut mengecek kelayakan MBG berdasarkan bentuk, warna, atau aroma,” katanya.
“Bila menemukan MBG kurang layak, sekolah segera komunikasikan dengan penyedia,” imbuhnya.
BACA JUGA:
- Heboh di Internet Ompreng MBG Diduga Mengandung Minyak Babi, Ini Penjelasan BGN
- Guru di Sleman Keberatan Cicipi MBG, Kalau Gurunya yang Keracunan Gimana?
- Sedot Anggaran Pendidikan, Apakah Program MBG Sudah Tepat Sasaran?
Penyediaan dan penyaluran MBG ke sekolah-sekolah dilakukan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah koordinasi Badan Gizi Nasional (BGN).
Keterlibatan pemerintah daerah di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dinilai sangat terbatas, sehingga insiden keracunan yang terjadi baru-baru ini memunculkan risiko kewenangan.
Sempat perintahkan guru cicip MBG
Sebelumnya, Susmiarto sempat menginstruksikan agar para guru mencicipi menu MBG sebelum dibagikan ke siswa.
Hal ini sebagai respons terhadap insiden keracunan yang menimpa ratusan siswa di 4 SMP di Kapanewon Mlati, Sleman.
“Dinas Pendidikan sudah sering menyampaikan ke sekolah, kalau menerima MBG dari penyedia tolong dicek, diicipi, dipantau. Guru itu tugasnya seperti itu!” ujar Susmiarto, Rabu, Agustus 2025.
Dalam kejadian keracunan di Mlati, seorang guru bahkan mengalami gejala keracunan serupa setelah mencicipi makanan.
Ini tentu menunjukkan bahwa mekanisme filter sudah berjalan, meskipun tetap kecolongan.
Atas insiden tersebut, beberapa guru keberatan jika mesti mencicipi menu MBG. Mereka menilai kebijakan ini muncul mendadak setelah insiden keracunan dan belum melalui kajian matang.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply