JAKARTA, KalderaNews.com – Kepala BGN menyatakan bahwa MBG akan tetap disalurkan selama bulan puasa Ramadan 2026. Emang makanannya bisa tahan ya?
Demikian ditegaskan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana.
Dadan mengatakan, MBG tetap akan disalurkan pada saat jam sekolah. Anak-anak dapat membawa pulang makanan itu ke rumah.
BACA JUGA:
- Miris! Sepanjang 2025, KPAI Ungkap 12.658 Anak di 38 Provinsi Alami Keracunan MBG, Terbanyak Jawa Barat
- Lebih dari Seribu Anak Keracunan MBG Sepanjang Januari, JPPI: Sekolah Diduga Dibungkam
- Bantah Menu Busuk, Kepala SPPG Sindang Sari Klarifikasi Dugaan Keracunan MBG
Makanan bisa tahan 12 jam
“Seperti tahun lalu, untuk daerah yang mayoritas berpuasa, makanan akan dibagikan pada saat jam sekolah. Ketika pulang, mereka membawa makanan itu,” kata Dadan.
Dadan mengimbuhkan, MBG bakal dibagikan dalam bentuk makanan siap saji yang memiliki daya tahan hingga 12 jam sehingga masih layak dikonsumsi saat waktu berbuka puasa.
“Makanannya yang siap santap dan tahan 12 jam, sehingga untuk yang puasa dikonsumsinya pada saat buka,” ujarnya.
Sementara di daerah yang mayoritas tidak menjalankan ibadah puasa, MBG akan disalurkan tanpa penyesuaian skema.
“Nah, di daerah-daerah yang mayoritas tidak puasa, pelayanan normal tidak berubah,” kata dia.
Dadan memastikan, seluruh penerima manfaat, mulai dari pelajar, ibu hamil, ibu menyusui dan balita, tetap mendapatkan MBG meskipun adanya perubahan skema penyaluran saat bulan puasa.
“Semua (diutamakan) baik yang puasa maupun tidak puasa, hanya mekanismenya yang berbeda. Kalau di daerah yang tidak puasa kan normal seperti hari biasa. Untuk daerah yang puasa, makanannya siap santap dibawa untuk dikonsumsi saat buka,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnyadi Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply