
JAKARTA, KalderaNews.com – Inilah info demo 3 September 2025 yang akan berlangsung di Kota Jakarta. Gelombang aksi unjuk rasa masih berlanjut hingga hari ini.
Aksi demonstrasi yang sudah berlangsung sejak Senin (25/8/2025) terus meluas ke berbagai wilayah. Dari awal September, tercatat ada 107 titik aksi di 32 provinsi.
Demo besar ini dipicu oleh kenaikan tunjangan DPR, pernyataan kontroversial sejumlah anggota dewan, hingga ketidakpuasan terhadap RAPBN 2026.
BACA JUGA:
- Sempat Bantah Aparat Masuk Kampus, Kini Rektor Unisba Kecam Tembakan Gas Air Mata di Area Kampus!
- Daftar Lokasi Aksi Demo di Beberapa Daerah Indonesia Hari Ini, Dari Jakarta Hingga Lampung
- Sikapi Dampak Demo, Sejumlah Sekolah di Jakarta Pilih PJJ pada Jumat Ini
Massa aksi berasal dari beragam elemen, mulai dari pelajar, mahasiswa, buruh, hingga pengemudi ojek online. Tuntutan massa aksi beragam, mulai hapus tunjangan DPR RI, sahkan UU Perampasan, transparansi gaji dan tunjangan pejabat, penolakan RKUHAP serta RUU kontroversial lainnya, hingga reformasi polisi.
Secara nasional, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo memperkirakan kerugian akibat rangkaian demo mencapai Rp900 miliar.
Berdasarkan pantauan di media sosial, ada tiga agenda demo yang dijadwalkan hari ini 3 September 2025. Namun, dua di antaranya dibatalkan karena situasi tertentu. Berikut rinciannya:
1. Demo Jakarta
Aliansi Perempuan Indonesia akan menggelar aksi bertajuk “Perempuan Melawan Kekerasan Negara” pada pukul 10.00 WIB di depan Gerbang Utama Gedung DPR RI.
Mengutip kanal Instagram Mahardika Kita, ada empat tuntutan yang akan disuarakan:
• Prabowo hentikan kekerasan negara sekarang juga.
• Stop pemborosan uang rakyat untuk kepentingan pribadi pejabat.
• Hentikan represifitas terhadap rakyat, aksi protes bukan makar atau terorisme.
• Berikan keadilan bagi korban.
2. Demo Surabaya
Di Surabaya, akan ada rencana aksi bertajuk “Rakyat Jawa Timur Menggugat” di Gedung Grahadi Surabaya pada hari ini. Namun, demo yang rencananya akan berlangsung pada hari ini ditunda.
Penundaan dilakukan karena situasi keamanan belum kondusif usai insiden pembakaran Gedung Grahadi pada Sabtu (30/8).
“Aksi damai 3 September ditunda sampai situasi kondusif,” tulis Muhammad Sholeh atau Cak Sholeh melalui akun Instagramnya, Senin (1/9).
Sebelumnya, ada tiga tuntutan yang rencananya dibawa dalam aksi ini, yakni soal pengampunan pajak, pengusutan kasus dugaan korupsi dana hibah, serta penghapusan pungutan liar (pungli) di sekolah negeri.
3. Demo Depok
Di Depok, rencana ada unjuk rasa dari Perkumpulan Organisasi Kota Depok dan Aliansi Masyarakat Depok di Balai Kota pada hari ini, 3 September 2025.
Namun, demo ini juga batal digelar. Aksi tersebut urung dilakukan setelah Pemerintah Depok dan DPRD Depok menyatakan siap menampung aspirasi warga.
“Tentu kami mengerti keresahan masyarakat terkait Perwal No. 97 Tahun 2021 tentang Tunjangan Perumahan bagi DPRD Depok. Untuk itu, disepakati bahwa Perwal tersebut akan kami evaluasi dan tinjau ulang,” jelas Wali Kota Depok Supian Suri melalui unggahan Instagram.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply