Puncak Demo #SelamatkanIndonesia Geruduk DPR/MPR RI Jumat Ini

Aktivis #SelamatkanIndonesia 17+8 Tuntutan Rakyat
Aktivis #SelamatkanIndonesia 17+8 Tuntutan Rakyat (KalderaNews/IG @jeromepolin)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com – Aksi demonstrasi bertajuk #SelamatkanIndonesia kembali digelar hari ini, Jumat (5/9/2025), di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat.

Aksi ini merupakan puncak dari rangkaian gerakan “17+8 Tuntutan Rakyat” yang sebelumnya telah disuarakan oleh berbagai elemen masyarakat sipil, mahasiswa, dan sejumlah influencer.

Gerakan ini menjadi simbol dari keresahan publik yang terorganisir. Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa, melainkan seruan kolektif untuk reformasi dan keterbukaan dalam pemerintahan.

BACA JUGA:

Gerakan damai ini diinisiasi oleh Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) sebagai bentuk kritik terhadap kebijakan pemerintah dan parlemen yang dinilai tidak berpihak pada kepentingan rakyat.

Aksi ini bertujuan untuk menyuarakan 17 tuntutan mendesak dan 8 agenda reformasi. Tuntutan ini mencakup berbagai isu penting, mulai dari hak asasi manusia (HAM), transparansi anggaran DPR, reformasi TNI-Polri, hingga perlindungan buruh dan tenaga kerja.

Selain itu, massa aksi juga menolak praktik korupsi, politisasi hukum, pemelintiran sejarah, dan militerisasi kampus.

Dalam seruan aksinya, BEM SI menegaskan bahwa pergerakan ini lahir dari keresahan rakyat yang sesungguhnya, bukan sekadar hasrat untuk turun ke jalan.

“Menyelamatkan Indonesia bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa,” tulis BEM SI, menekankan peran mahasiswa dan masyarakat sipil dalam mengawal perubahan.

Untuk menjaga kelancaran aksi, ratusan personel gabungan dari kepolisian dan TNI disiagakan untuk mengawal jalannya demonstrasi. Selain itu, rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan Senayan juga mulai disosialisasikan kepada masyarakat.

Dinas terkait mengimbau pengguna Jalan Tentara Pelajar untuk mencari rute alternatif mulai Jumat siang. Potensi penutupan jalan akan dilakukan jika massa aksi membludak dan memakan badan jalan.

Bagi para pekerja dan masyarakat umum, disarankan untuk memantau informasi lalu lintas terkini dan mempertimbangkan penggunaan transportasi publik untuk menghindari kemacetan parah.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


1,116 views