
The Path To Financial Freedom, EduFulus – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan penghentian seluruh aktivitas perdagangan PT Yugen Bertumbuh Sekuritas (kode broker IP) secara mendadak.
Keputusan ini berlaku efektif sejak sesi I perdagangan efek tanggal 21 November 2025 lalu.
Langkah tegas BEI ini diambil berdasarkan permintaan langsung dari perusahaan sekuritas tersebut, yang kini sedang dalam proses menutup kegiatan usahanya secara voluntary suspend.
SIMAK JUGA:
Direksi BEI dalam pengumumannya menyatakan, “Terhitung sejak sesi I Perdagangan Efek tanggal 21 November 2025, PT Yugen Bertumbuh Sekuritas tidak diperkenankan melakukan aktivitas perdagangan di Bursa sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut.”
Menutup Usaha dan Mengembalikan Izin
Melalui laman resminya, Yugen Bertumbuh Sekuritas mengonfirmasi bahwa mereka sedang dalam rencana menutup total kegiatan usaha sebagai sekuritas.
Saat ini, perusahaan sedang memproses pengembalian Surat Persetujuan Anggota Bursa (SPAB) ke BEI dan Surat Izin Usaha Perusahaan (SIUP) ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Konsekuensi dari penutupan ini sangat jelas: “seluruh aktivitas transaksi tidak dapat lagi dilakukan.”
Jejak Gelap Indosurya dan Henry Surya
Penghentian aktivitas ini menarik perhatian karena Yugen Bertumbuh Sekuritas adalah nama baru dari PT Indosurya Bersinar Sekuritas, yang berganti nama pada Mei 2022.
Perusahaan ini terafiliasi dengan Grup Indosurya, yang didirikan oleh Surya Effendy dan diteruskan oleh putranya, Henry Surya.
Henry Surya sendiri dikenal sebagai pendiri Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya, yang tersangkut dalam kasus dugaan penggelapan dana nasabah dengan total kerugian yang disebut-sebut mencapai Rp 106 triliun.
Nasabah Diimbau Segera Bertindak
Terkait nasabah, Yugen Bertumbuh Sekuritas memastikan bahwa sisa dana dan saham yang masih ada dalam rekening efek akan ditangani sesuai prosedur.
Bagi nasabah yang tidak dapat dihubungi hingga berakhirnya operasional perusahaan, dana dan saham mereka akan diserahkan kepada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) untuk penanganan lebih lanjut.
Penghentian permanen aktivitas sekuritas yang pernah berafiliasi dengan skandal besar ini mengirimkan pesan kuat tentang pengawasan ketat di pasar modal Indonesia.
* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus lainnya di Google News. Dus, jika ada yang tertarik menjalin kerjasama di kanal EduFulus, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply