
The Path To Financial Freedom, EduFulus – Kinerja industri perusahaan sekuritas di Indonesia menunjukkan dinamika yang signifikan sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025.
Berdasarkan laporan keuangan interim (unaudited) per 30 September 2025, terlihat persaingan ketat, di mana beberapa perusahaan berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan yang fantastis, sementara yang lain menghadapi tantangan penurunan.
SIMAK JUGA: Ini Alasan BNI Sekuritas Getol Edukasi Gen-Z dan Milenial
BNI Sekuritas berhasil memimpin daftar pendapatan industri pialang, meskipun pertumbuhan pendapatannya tidak setinggi beberapa kompetitor.
Dominasi BNI dan Lonjakan Fantastis Trimegah
BNI Sekuritas mempertahankan posisinya sebagai raja pendapatan dengan perolehan sebesar Rp1,716 triliun, meningkat 7,51% secara Year-on-Year (YoY).
Namun, sorotan terbesar tertuju pada Trimegah Sekuritas. Perusahaan ini berhasil mencatatkan lonjakan pendapatan paling eksplosif, yaitu sebesar 110,95%, yang mendongkrak total pendapatannya menjadi Rp1,083 triliun.
Pertumbuhan masif ini membawa Trimegah menempati posisi ketiga, tepat di bawah Mandiri Sekuritas yang juga mencatat kenaikan signifikan 25,59% dengan total pendapatan Rp1,172 triliun.
Peta Lengkap Pendapatan 19 Sekuritas Per 30 September 2025
Berikut adalah daftar lengkap pendapatan 18 perusahaan sekuritas per 30 September 2025, yang memperlihatkan siapa saja pemain terkuat di tengah gejolak pasar:
1). BNI Sekuritas
- Pendapatan: Rp 1,716 Triliun
- Perubahan YoY: Naik 7,51%
2). Mandiri Sekuritas
- Pendapatan: Rp 1,172 Triliun
- Perubahan YoY: Naik 25,59%
3). Trimegah Sekuritas
- Pendapatan: Rp 1,083 Triliun
- Perubahan YoY: Naik 110,95% (Kenaikan Persentase Tertinggi)
4). Indo Premier
- Pendapatan: Rp 678,72 Miliar
- Perubahan YoY: Turun 3,41%
5). Mirae Asset
- Pendapatan: Rp 456,97 Miliar
- Perubahan YoY: Naik 6,88%
6). BCA Sekuritas
- Pendapatan: Rp 374,97 Miliar
- Perubahan YoY: Turun 13,06%
7). Maybank Sekuritas
- Pendapatan: Rp 247,36 Miliar
- Perubahan YoY: Naik 6,01%
8). Ajaib Sekuritas
- Pendapatan: Rp 233,16 Miliar
- Perubahan YoY: Naik 6,36%
9). Sucor Sekuritas
- Pendapatan: Rp 163,50 Miliar
- Perubahan YoY: Naik 32,88%
10). UBS Sekuritas
- Pendapatan: Rp 136,22 Miliar
- Perubahan YoY: Turun 24,41% (Penurunan Signifikan)
11). CGS International
- Pendapatan: Rp 117,77 Miliar
- Perubahan YoY: Naik 19,30%
12). Semesta Indovest
- Pendapatan: Rp 103,15 Miliar
- Perubahan YoY: Naik 57,30%
13). Phillip Sekuritas
- Pendapatan: Rp 71,04 Miliar
- Perubahan YoY: Turun 15,22%
14). J.P. Morgan Sekuritas
- Pendapatan: Rp 49,34 Miliar
- Perubahan YoY: Naik 31,09%
15). CLSA Sekuritas
- Pendapatan: Rp 45,09 Miliar
- Perubahan YoY: Naik 22,12%
16). KAF Sekuritas
- Pendapatan: Rp 29,80 Miliar
- Perubahan YoY: Naik 26,95%
17). KB Valbury
- Pendapatan: Rp 13,52 Miliar
- Perubahan YoY: Turun 23,08%
18). Yakin Bertumbuh Sekuritas
- Pendapatan: Rp 2,21 Miliar
- Perubahan YoY: Naik 16,56%
Kontras Kinerja: Dari Pertumbuhan Kuat Hingga Tekanan Berat
Selain Trimegah, beberapa sekuritas menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang kuat, termasuk Semesta Indovest (+57,30%), Sucor Sekuritas (+32,88%), dan J.P. Morgan Sekuritas (+31,09%), yang mengindikasikan keberhasilan strategi mereka dalam meningkatkan volume transaksi.
Sebaliknya, beberapa pemain menghadapi tekanan pasar yang cukup berat, ditandai dengan penurunan pendapatan signifikan. Penurunan terdalam dicatatkan oleh UBS Sekuritas (-24,41%) dan KB Valbury (-23,08%). Sementara itu, Indo Premier dan BCA Sekuritas juga mengalami kontraksi pendapatan tipis.
Data ini menunjukkan bahwa di tengah tren positif pasar modal secara keseluruhan, keberhasilan kinerja sekuritas sangat ditentukan oleh strategi bisnis spesifik, baik dalam menggaet investor ritel maupun institusi, serta efisiensi operasional.
SIMAK JUGA: Heboh Lagi! Raibnya Dana Nasabah di Mirae Asset Seret NAYZ, BEI Cecar Emiten: Dalangnya Tetap Misterius
* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus lainnya di Google News. Dus, jika ada yang tertarik menjalin kerjasama dengan di konten EduFulus, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com


Leave a Reply