
DEPOK, KalderaNews.com – Ternyata, terduga peneror bom 10 sekolah di Depok seorang mahasiswa Teknologi Informasi (IT). Kampus mana ya?
“Kami menetapkan tersangka atas nama Saudara HRR, laki-laki, tempat tanggal lahir Semarang, 7 April 2002,” ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Made Oka Utama.
“Yang bersangkutan masih mahasiswa di universitas swasta jurusan IT,” lanjutnya.
BACA JUGA:
- Cinta Ditolak, Teror Bertindak! Inilah Tampang Terduga Pelaku Teror 10 Sekolah di Depok
- Pelaku Pengirim Teror Bom 10 Sekolah di Depok Masih Misterius, Ada Dugaan Impersonation
- Geger! SMA Arrahman Depok Diteror Bom Via Email, Pelaku Catut Nama Alumni!
Kirim teror pakai email kekasihnya
Tersangka HRR diketahui mengirimkan surat elektronik (surel) berisi ancaman bom tersebut pada 23 Desember 2025 sekitar pukul 02.32 WIB.
Pada hari yang sama, sekitar pukul 13.00 WIB, HRR bersama keluarganya pergi ke Semarang, Jawa Tengah.
“Kemudian yang bersangkutan ataupun tersangka ini pada pukul 13.00 WIB beserta orang tuanya dan adik-adiknya berangkat ke Semarang dengan alasan liburan, atau libur Nataru,” jelasnya.
Dari penyelidikan dan penyidikan, polisi mendapatkan sejumlah barang bukti di rumah tersangka, antara lain handset dan ponsel merek Samsung A6 yang digunakan untuk melakukan teror.
HRR diketahui mengirim teror tersebut melalui akun e-mail milik kekasihnya, K. Polisi memastikan K tidak terlibat dalam aksi teror ini.
“Bahwa walaupun isi e-mail tersebut menyatakan bahwa Saudari K sebagai pengirimnya, tapi kita berhasil patahkan bahwa memang dari hasil penyidikan bukan yang bersangkutan atau Saudari K yang mengirimkan,” jelasnya.
Lamaran ditolak kekasih
Polisi mengungkap motif HRR mengirim ancaman bom dengan menggunakan e-mail kekasih.
Ia berdalih mengirim ancaman bom melalui e-mail kekasih karena kecewa lantaran lamarannya ditolak.
“Dapat kami jelaskan juga motif dari tersangka untuk melakukan penteroran ataupun tindak pidana ini adalah tersangka merasa kecewa,” ujar Kompol Made Gede Oka Utama.
HRR dan K sempat berpacaran di tahun 2022. Keluarga besar dari Saudara H melamar tapi ditolak.
Made mengatakan pelaku kerap meneror dan mengancam K. Pelaku juga nekat meneror K sampai ke kampusnya.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply