Ini Alasan Mirae Asset Jagokan Reksa Dana Saham Berbasis Komoditas di 2026

reksa dana terbaik
Sharing for Empowerment

The Path To Financial Freedom, EduFulus – Meski volatilitas global dan dinamika makroekonomi masih membayangi, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia optimis bahwa pasar saham Indonesia tetap berada dalam tren konstruktif di tahun 2026.

Instrumen reksa dana saham pun muncul sebagai “senjata” andalan bagi investor yang ingin meraup cuan secara praktis dan terdiversifikasi.

Chief Economist & Head of Research Mirae Asset Sekuritas, Rully Arya Wisnubroto, menyebut bahwa reksa dana saham adalah solusi adaptif di tengah pasar yang dinamis.

SIMAK JUGA: ETF di AS Tembus US$ 13,4 Triliun, Kontras dengan Nasib Sepi di Indonesia

“Melalui reksa dana saham, investor tetap dapat berpartisipasi dalam sektor unggulan dengan pengelolaan profesional,” ujar Rully.

Emas dan Energi Jadi “Bensin” Penguatan IHSG

Research Analyst Mirae Asset Sekuritas, Novani Karina Saputri, menyoroti bahwa sektor komoditas—terutama emas—menjadi motor utama penggerak pasar di awal 2026.

Ketegangan geopolitik global yang meningkat membuat emas kembali diburu sebagai aset lindung nilai (safe haven).

Dampaknya, saham-saham di sektor pertambangan dan energi menjadi kontributor vital bagi penguatan IHSG. Meski sempat terjadi reli cepat, Novani menilai potensi koreksi jangka pendek hanyalah bersifat teknikal.

“Koreksi tersebut dapat dimaknai sebagai peluang akumulasi, bukan perubahan arah tren. Strategi jangka menengah hingga panjang tetap sangat relevan,” jelas Novani.

SIMAK JUGA: Reksa Dana Pendapatan Tetap Masih Jadi Primadona 2026, Incar Yield hingga 9%

* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus lainnya di Google News. Dus, jika Anda ingin bekerjasama dengan kanal EduFulus, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*