Inilah Sosok, Profil Pendidikan dan Kiprah Friderica Widyasari Dewi dan Hasan Fawzi, Pejabat Baru OJK di Tengah Gejolak Pasar Modal

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi (Foto: IG @fridericawidyasari)
Sharing for Empowerment

The Path To Financial Freedom, EduFulus – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi melakukan penunjukan Pejabat Pengganti Anggota Dewan Komisioner (ADK) melalui keputusan Rapat Dewan Komisioner yang digelar di Jakarta hari ini.

Langkah ini diambil sebagai upaya menjamin kesinambungan kepemimpinan serta memastikan kelancaran pelaksanaan tugas pengaturan dan pengawasan di sektor jasa keuangan, termasuk dalam menjalankan fungsi pelindungan konsumen dan masyarakat.

Dalam keputusan tersebut, OJK menetapkan Friderica Widyasari Dewi, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen, sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK.

SIMAK JUGA: Bos OJK-BEI Mundur Berjamaah, Netizen: Saatnya “Bersih-Bersih” Total hingga Khawatir “Senin Berdarah”

Selain itu, Hasan Fawzi yang menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto, ditunjuk sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon.

Penunjukan Pejabat Pengganti ini dilakukan sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam Peraturan Dewan Komisioner OJK dan merupakan bagian dari penguatan kelembagaan untuk menjaga stabilitas organisasi.

Keputusan mengenai jabatan baru ini mulai berlaku efektif pada tanggal 31 Januari 2026. Melalui langkah strategis ini, OJK berkomitmen untuk terus melakukan penajaman terhadap seluruh kebijakan, program kerja, dan agenda strategis guna merespons berbagai perkembangan dinamis yang terjadi di sektor keuangan secara global maupun domestik.

OJK juga memberikan kepastian bahwa koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan akan tetap berjalan secara optimal. Layanan kepada masyarakat dipastikan tidak akan terganggu demi menjaga stabilitas sektor keuangan serta memperkuat sistem pelindungan konsumen secara berkelanjutan.

Sosok Friderica Widyasari Dewi

Friderica Widyasari Dewi, atau yang akrab disapa Kiki, merupakan sosok yang sudah sangat dikenal di industri keuangan Indonesia. Ia memiliki kombinasi latar belakang pendidikan yang kuat dan pengalaman praktis yang luas di lantai bursa.

Latar Belakang Pendidikan Kiki menempuh pendidikan sarjana di Universitas Gadjah Mada (UGM) sebelum melanjutkan studi Master of Business Administration (MBA) di California State University, Fresno, Amerika Serikat.

Tak berhenti di situ, ia kemudian meraih gelar Doktor (Ph.D.) di bidang ekonomi dari Universitas Gadjah Mada dengan predikat cum laude, yang memperkuat kapasitas akademisnya dalam menganalisis dinamika ekonomi makro dan mikro.

Kariernya di pasar modal dimulai dari posisi yang sangat strategis. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Pengembangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), di mana ia berperan besar dalam mendorong edukasi investor ritel melalui kampanye ikonik “Yuk Nabung Saham”.

Dedikasinya di industri terus berlanjut hingga ia dipercaya menjadi Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan kemudian memimpin BRI Danareksa Sekuritas.

Di OJK, sebelum ditunjuk sebagai Pejabat Pengganti Ketua dan Wakil Ketua, ia menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen, posisi yang sangat relevan dengan komitmennya selama ini dalam membangun literasi keuangan di Indonesia.

Sosok dan Kiprah Hasan Fawzi

Hasan Fawzi dikenal sebagai sosok teknokratis yang memiliki pemahaman mendalam mengenai infrastruktur pasar serta perkembangan teknologi keuangan masa kini.

Hasan Fawzi dikenal sebagai sosok teknokratis yang memiliki pemahaman mendalam mengenai infrastruktur pasar serta perkembangan teknologi keuangan masa kini.

Latar Belakang Pendidikan Hasan Fawzi merupakan lulusan Teknik Informatika dari Institut Teknologi Bandung (ITB), salah satu basis pendidikan teknologi terbaik di Indonesia.

Ia kemudian memperluas cakrawala bisnisnya dengan meraih gelar Master of Business Administration (MBA) dari Universitas Indonesia dan juga menyandang gelar Master dari Master of Management (MM) Universitas Erasmus, Rotterdam.

Latar belakang teknik dan manajemen inilah yang membuatnya piawai dalam mengelola sistem perdagangan yang kompleks.

Sebelum bergabung dengan Dewan Komisioner OJK, Hasan Fawzi memiliki rekam jejak yang solid di self-regulatory organizations (SRO). Ia pernah menjabat sebagai Direktur Utama Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) sebelum akhirnya menduduki posisi Direktur Pengembangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2018-2022.

Di bawah kepemimpinannya di BEI, banyak inovasi produk baru dan penguatan sistem perdagangan yang dilakukan.

Kini, sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK), Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto, ia memegang peranan krusial dalam menyusun regulasi aset masa depan dan bursa karbon di Indonesia.

Kedua sosok ini mencerminkan perpaduan antara pengalaman tradisional di pasar ekuitas dan visi modern terhadap perlindungan konsumen serta aset digital.

Penunjukan mereka sebagai Pejabat Pengganti dalam jajaran pimpinan tertinggi OJK diharapkan mampu membawa stabilitas sekaligus akselerasi bagi sektor keuangan nasional.

SIMAK JUGA: Dirut BEI Mundur Usai IHSG Rontok, Netizen Terbelah: Budaya Tanggung Jawab atau “Ganti Gerbong”?

* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus lainnya di Google News. Dus, jika Anda ingin bekerjasama dengan kanal EduFulus, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*