Jadwal Hari Besar Tanggal 17–19 Februari 2026: Ada Imlek, Rabu Abu, hingga Awal Puasa Ramadan

Siswa SMPN 19 Surakarta mengunjungi dan berdialog dengan pemuka agama GKJ Joyodiningratan dan Masjid Al- Hikmah yang merupakan salah satu simbol toleransi kota Solo
Siswa SMPN 19 Surakarta mengunjungi dan berdialog dengan pemuka agama GKJ Joyodiningratan dan Masjid Al- Hikmah yang merupakan salah satu simbol toleransi kota Solo (KalderaNews/Dok. SMPN 19)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com –  Pertengahan Februari 2026 menjadi momen istimewa karena dalam rentang tiga hari, Indonesia diramaikan oleh sejumlah peringatan keagamaan besar.

Mulai 17 hingga 19 Februari 2026, ada perayaan Tahun Baru Imlek, Rabu Abu bagi umat Kristiani, hingga awal puasa Ramadan bagi umat Islam.

Tiga momentum tersebut menunjukkan wajah Indonesia sebagai bangsa yang majemuk. Dalam waktu berdekatan, ruang publik dipenuhi dekorasi Imlek, persiapan ibadah Rabu Abu, serta nuansa menyambut bulan suci Ramadan.

Berikut rangkaian hari penting pada 17–19 Februari 2026:

BACA JUGA:

Imlek 17 Februari 2026, Sambut Tahun Baru Lunar 2577

Perayaan dimulai pada Selasa, 17 Februari 2026, saat masyarakat Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577. Berdasarkan kalender lunar, tahun ini memasuki Tahun Kuda Api yang berlangsung hingga 5 Februari 2027.

Dalam tradisi Tionghoa, kuda melambangkan semangat, kebebasan, dan energi, sedangkan unsur api identik dengan gairah dan tekad, namun tetap membutuhkan kehati-hatian.

Perayaan Imlek biasanya diawali dengan makan malam bersama keluarga atau reunion dinner pada malam pergantian tahun.

Tradisi ini menjadi ajang mempererat hubungan keluarga. Selain itu, pembagian angpao dari orang tua atau kerabat yang telah menikah menjadi simbol doa dan harapan keberuntungan.

Umat yang merayakan juga mendatangi kelenteng untuk beribadah dan memanjatkan doa kepada leluhur.

Kawasan pecinan di berbagai kota tampil meriah dengan lampion merah dan ornamen khas Imlek. Pemerintah menetapkan Imlek sebagai hari libur nasional, dengan cuti bersama pada 16 Februari 2026.

Rabu Abu 18 Februari 2026, Awal Masa Prapaskah

Sehari setelah Imlek, tepatnya Rabu, 18 Februari 2026, umat Katolik dan sejumlah denominasi Kristen memperingati Rabu Abu.

Peringatan ini menjadi penanda dimulainya masa Prapaskah, yakni masa refleksi dan pertobatan selama 40 hari sebelum Hari Raya Paskah.

Dalam ibadah Rabu Abu, umat menerima tanda abu di dahi yang berasal dari daun palma perayaan Minggu Palma tahun sebelumnya.

Simbol tersebut mengingatkan manusia akan pentingnya pertobatan, kerendahan hati, serta kesadaran akan keterbatasan diri.

Pada hari ini, umat Katolik menjalankan puasa dan pantang. Puasa dilakukan dengan membatasi jumlah makan, sedangkan pantang biasanya berupa tidak mengonsumsi daging. Gereja juga mendorong umat memperbanyak doa, refleksi, serta karya amal selama masa Prapaskah.

Meski bukan hari libur nasional, banyak gereja tetap menyelenggarakan misa khusus dari pagi hingga malam.

Awal Puasa Ramadan 1447 H, Menanti Hasil Sidang Isbat

Di waktu yang hampir bersamaan, umat Islam di Indonesia juga bersiap menyambut Ramadan 1447 Hijriah. Kementerian Agama RI telah menjadwalkan Sidang Isbat penentuan awal Ramadan pada Selasa, 17 Februari 2026.

Secara hisab, 1 Ramadan diperkirakan jatuh pada 18 atau 19 Februari 2026. Jika awal Ramadan ditetapkan pada 19 Februari, maka salat tarawih sudah dimulai pada malam 18 Februari.

Sementara itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui maklumat resminya telah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Dengan demikian, dalam kurun tiga hari, masyarakat Indonesia merayakan dan menjalani rangkaian ibadah lintas agama. Momentum ini menjadi refleksi penting tentang toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*