Siswa Diminta Perbanyak Gerak! Mengenal Program 7 KAIH dan Aturan Screen Time di Sekolah

Pelajaran olahraga di SD Bruder Singkawang, Kalimantan Barat
Pelajaran olahraga di SD Bruder Singkawang, Kalimantan Barat (KalderaNews/JS de Britto)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com – Pernah merasa khawatir anak atau adik kamu terlalu lama menatap layar gadget saat di sekolah? Pemerintah punya jawaban baru untuk kegelisahan ini.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, baru saja mengeluarkan imbauan penting bagi seluruh sekolah di Indonesia.

BACA JUGA:

Intinya satu: Kurangi layar, perbanyak gerak fisik! Langkah ini diambil melalui implementasi program Tujuh Kebiasaan Indonesia Hebat (7 KAIH) serta aturan 3S terkait penggunaan perangkat elektronik. Yuk, simak apa saja poin penting yang perlu kamu tahu!

Apa Itu Program 7 KAIH dan Konsep 3S?

Mendikdasmen menegaskan bahwa penguatan karakter siswa tidak bisa dilakukan hanya di depan layar. Oleh karena itu, sekolah didorong untuk menyediakan lebih banyak alternatif kegiatan fisik. Fokus utamanya adalah:

7 KAIH (Tujuh Kebiasaan Indonesia Hebat): Program pengembangan karakter yang dirancang untuk membentuk profil pelajar yang tangguh dan berintegritas.

Konsep 3S (Screen Time, Screen Zone, & Screen Break):

  • Screen Time: Pengaturan durasi penggunaan gadget.
  • Screen Zone: Penentuan area mana saja yang diperbolehkan menggunakan perangkat digital.
  • Screen Break: Kewajiban mengambil jeda istirahat dari layar untuk melakukan aktivitas fisik.

Dukungan Penuh terhadap PP Tunas (Perlindungan Anak di Ruang Digital)

Kebijakan ini bukan tanpa dasar hukum yang kuat. Pemerintah saat ini tengah memperketat pengawasan melalui PP Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas).

Apa saja yang diatur dalam PP Tunas?

  • Pembatasan Akses Usia: Platform digital wajib menyaring konten sesuai usia pengguna anak.
  • Sistem Keamanan: Platform harus menyediakan fitur yang lebih aman bagi anak-anak.
  • Sanksi Tegas: Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa platform yang melanggar bisa dikenakan sanksi bertahap, mulai dari peringatan hingga penghentian akses (pemblokiran).

Apakah Edukasi Digital Akan Dihilangkan?

Masyarakat, terutama orang tua, tidak perlu cemas. Abdul Mu’ti memastikan bahwa kebijakan ini bukan berarti sekolah anti-teknologi.

  • Literasi Digital Tetap Jalan: Program literasi digital tetap dilaksanakan secara paralel di seluruh institusi pendidikan.
  • Pendampingan Guru: Proses belajar berbasis digital tetap ada, namun wajib di bawah pengawasan dan pendampingan guru.
  • Pemanfaatan Bijak: Tujuannya agar siswa tetap melek teknologi namun tetap bijak dan optimal dalam menggunakannya, tanpa mengorbankan kesehatan fisik mereka.

Mengapa Kegiatan Fisik Sangat Penting bagi Siswa?

Dengan memperbanyak kegiatan fisik di sekolah, ada beberapa manfaat langsung yang bisa dirasakan siswa:

  • Mengurangi Risiko Obesitas: Terlalu banyak duduk (sedentary lifestyle) berbahaya bagi kesehatan jangka panjang.
  • Kesehatan Mental: Aktivitas fisik terbukti mampu mengurangi tingkat stres dan kecemasan pada anak.
  • Sosialisasi Nyata: Bermain dan berolahraga bersama teman membantu siswa membangun empati dan kerja sama tim yang tidak didapatkan dari dunia maya.

Langkah Kemendikdasmen dalam mendorong program 7 KAIH dan 3S adalah upaya nyata untuk menyeimbangkan antara kemajuan teknologi dan kesehatan karakter anak bangsa.

Sekolah bukan lagi sekadar tempat belajar teori, tapi juga tempat membangun kebiasaan hidup sehat dan aman di ruang digital.

Bagaimana pendapat kamu? Apakah sekolah di daerahmu sudah mulai menerapkan pembatasan screen time?

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


330 views