Duduk Perkara 70 Ribu Motor Listrik MBG: Ditolak Menkeu?

70 Ribu Motor Listrik MBG Viral di TikTok
Sharing for Empowerment

Simak penjelasan Menkeu Purbaya & Kepala BGN soal polemik pengadaan motor listrik program Makan Bergizi Gratis 2025.

JAKARTA, KalderaNews.com – Rencana pengadaan motor listrik untuk operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tengah memicu diskusi publik.

Perbedaan pernyataan antara Kementerian Keuangan dan Badan Gizi Nasional (BGN) serta isu yang beredar di media sosial membuat masyarakat mempertanyakan status sebenarnya dari proyek ini.

BACA JUGA:

Berikut adalah ringkasan duduk perkara terkait polemik tersebut:

Tanggapan Menkeu: Prioritas pada Makanan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pihaknya cenderung selektif terhadap pengajuan anggaran sarana pendukung seperti komputer dan kendaraan. Ia menyebutkan bahwa pada tahun lalu, pengajuan serupa sempat ditolak demi memastikan anggaran fokus pada tujuan utama.

“Bukan tidak boleh, tapi harusnya utamanya untuk makanan. Saya akan double check lagi, seharusnya perlakuannya sama,” ujar Purbaya. Ia menekankan bahwa BGN harus tetap memprioritaskan kualitas makanan yang disalurkan kepada masyarakat daripada belanja aset operasional yang berlebihan.

Penjelasan BGN: Operasional Kepala SPPG

Di sisi lain, Kepala BGN Dadan Hindayana mengonfirmasi bahwa pengadaan motor listrik berlogo MBG memang masuk dalam anggaran tahun 2025. Kendaraan ini dirancang untuk mendukung mobilitas Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lapangan.

Menurut Dadan, realisasi pengadaan ini direncanakan akan dimulai secara bertahap pada Desember 2025 mendatang guna memastikan program nasional tersebut berjalan efektif hingga ke tingkat akar rumput.

Klarifikasi Isu 70.000 Unit (Hoaks)

Salah satu poin yang paling banyak diperbincangkan di media sosial adalah jumlah pengadaan yang disebut mencapai 70.000 unit.

Dadan Hindayana dengan tegas membantah angka tersebut dan menyatakan informasi itu adalah hoaks.

Data Realisasi Pengadaan Motor Listrik MBG:

Total Pesanan: 25.000 unit.

Realisasi Target: 21.801 unit.

Waktu Realisasi: Mulai Desember 2025.

Hingga saat ini, titik tengah dari persoalan ini adalah pada ketatnya pengawasan anggaran. Kemenkeu menginginkan efisiensi agar dana APBN lebih banyak terserap untuk bahan pangan, sementara BGN menilai kendaraan operasional diperlukan untuk kelancaran distribusi program.

Pemerintah dipastikan akan melakukan pengecekan ulang agar pengadaan ini tetap tepat sasaran dan tidak membebani keuangan negara secara tidak perlu.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*