BEM SI akan geruduk Kemendikdasmen dan Kemendikti. Tuntut reformasi total sistem pendidikan demi masa depan bangsa.
JAKARTA, KalderaNews.com – Gelombang demonstrasi mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI akan memadati Ibu Kota hari ini.
Menindaklanjuti aksi nasional Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang hingga kini belum mendapat tanggapan resmi dari pemerintah, aliansi mahasiswa kembali menyerukan aksi turun ke jalan pada Senin, 4 Mei 2026 ini.
Dalam Seruan Aksi Nasional Hardikans dengan mengusung tagar #GelapGulitaPendidikanIndonesia dan #ReformasiTotalPendidikan, massa aksi menyoroti kondisi pendidikan nasional yang dinilai sedang tidak baik-baik saja.
BACA JUGA:
- Kecewa Tak Ditemui Pemerintah, BEM SI Ancam Kepung Jakarta Senin Depan
- Hardiknas Bukan Seremoni! BEM SI Gelar Aksi Gelap Gulita Pendidikan
- Demo Hardiknas di Jakpus Ricuh, Mahasiswa Bentrok dengan Polisi
Diberitakan KalderaNews.com sebelumnya, kekecewaan mendalam menyelimuti massa Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) setelah aksi peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Sabtu (2/5/2026), berakhir tanpa respon dari pihak pemerintah.
Koordinator Pusat Aliansi BEM SI, Muzammil Ihsan menegaskan bahwa pembubaran massa pada Sabtu sore bukanlah akhir dari perjuangan mereka.
Akibat sikap pejabat yang bungkam, mahasiswa akan kembali turun ke jalan pada Senin ini, 4 Mei 2026
Pendidikan Bukan Barang Mewah
Ketimpangan akses pendidikan, biaya kuliah yang melambung tinggi, hingga kebijakan yang dianggap menjauh dari kepentingan rakyat menjadi pemantik utama perlawanan ini.
Perwakilan aliansi menyatakan bahwa negara belum sepenuhnya hadir dalam menjamin hak dasar warga negara.
“Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar seremoni tahunan. Ini adalah momentum perlawanan untuk menyuarakan kebenaran bahwa pendidikan adalah hak seluruh rakyat, bukan barang mewah yang hanya bisa dibeli oleh segelintir orang,” tulis pernyataan resmi seruan aksi tersebut di akun Instagramnya.
Detail Rencana Aksi Nasional 2026
Aksi massa ini akan dipusatkan di dua titik utama terkait kebijakan pendidikan di Indonesia yakni Kantor Kemendikti dan Kemendikdasmen Jakarta mulai pukul 13.00 WIB dengan eleman mahasiswa, pelajar, buruh dan seluruh elemen rakyat Indonesia.
Aliansi BEM SI dan berbagai elemen masyarakat sipil menuntut adanya reformasi total atau evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendidikan Indonesia. Fokus utama mereka adalah:
- Penurunan biaya pendidikan di tingkat pendidikan tinggi maupun dasar.
- Pemerataan akses pendidikan hingga ke pelosok negeri.
- Transparansi kebijakan yang berpihak pada rakyat kecil, bukan kepentingan korporasi.
Seruan Persatuan
Seruan ini juga menekankan pentingnya peran perempuan dan seluruh lapisan masyarakat dalam perjuangan ini.
“Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat Indonesia! Hidup Perempuan Yang Melawan!” menjadi yel-yel penyemangat aksi di media sosial.
Bagi masyarakat yang akan melintas di sekitar area Kemendikdasmen dan Kemendikti diimbau untuk mencari jalur alternatif guna menghindari kemacetan selama massa aksi menyampaikan aspirasinya.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply