Hardiknas 2026: Mendikti Saintek Brian Soroti Peran Strategis Kampus

Mendikti Saintek, Prof.Brian Yuliarto. (Ist.)
Mendikti Saintek, Prof.Brian Yuliarto. (Ist.)
Sharing for Empowerment

Di upacara Hardiknas 2026, Brian Yuliarto soroti pentingnya kampus responsif, inovatif, dan selaras kebutuhan bangsa.

JAKARTA, KalderaNews.com- Dalam rangka Hardiknas, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto menyampaikan hal penting.

Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi harus mampu membangun ekosistem akademik yang adaptif dan responsif terhadap tantangan masa depan.

Pesan tersebut disampaikan saat dirinya memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Jakarta, Sabtu (2/5/2026).

BACA JUGA:

Perguruan tinggi harus adaptif hadapi masa depan

Brian menekankan bahwa kampus tidak hanya berfungsi sebagai pusat pembelajaran, tetapi juga harus menghasilkan riset berkualitas yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, penelitian di perguruan tinggi tidak boleh berhenti sebatas publikasi akademik, melainkan harus mampu melahirkan inovasi serta solusi konkret bagi berbagai persoalan nasional.

“Fokus riset nasional juga harus diarahkan pada program prioritas dan strategis di bidang-bidang kunci masa depan, seperti energi, pangan, kesehatan, lingkungan, dan teknologi,” kata Brian.

Ia menambahkan, arah pendidikan tinggi juga harus sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang sesuai kebutuhan pembangunan nasional.

“Jadi artinya apa? Artinya kita berharap SDM-SDM yang nanti kita lahirkan itu memang sesuai dengan kebutuhan yang ada di bangsa kita,” kata Brian.

Selain mendorong peningkatan kualitas akademik dan penelitian, Brian menegaskan bahwa perluasan akses pendidikan tinggi juga menjadi prioritas utama pemerintah.

Upaya ini diwujudkan melalui berbagai program afirmasi dan inklusi, seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, beasiswa afirmasi pendidikan tinggi, hingga beasiswa pradoktoral dan doktoral.

“Langkah ini memastikan bahwa setiap anak bangsa memiliki kesempatan yang setara untuk mengakses pendidikan hingga jenjang tertinggi,” kata Brian.

Dalam momentum Hardiknas 2026, Brian juga menyoroti pentingnya keterlibatan seluruh elemen bangsa dalam membangun sistem pendidikan yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Ia menilai pemerintah, keluarga, sekolah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat harus bekerja sama menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif, relevan, dan berorientasi masa depan.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*