Terkuak motif di balik hilangnya atlet golf Jesslyn Wijaya. Diduga dijemput paksa orang suruhan ibu akibat restu. Cek di sini!
JAKARTA, KalderaNews.com – Misteri hilangnya atlet golf nasional, Jesslyn Wijaya (32), dari sebuah restoran di Jakarta Pusat akhirnya terkuak. Kasus yang sempat diduga aksi penculikan oleh kelompok misterius ini ternyata berakar dari konflik internal keluarga yang cukup rumit.
Polres Metro Jakarta Pusat mengungkapkan bahwa penjemputan paksa tersebut diduga kuat dipicu oleh sikap keluarga yang menolak keras hubungan asmara Jesslyn dengan calon suaminya, Evan.
Tak mendapat restu, pihak keluarga disinyalir nekat menyewa lima pria berbadan besar untuk mengeksekusi penjemputan Jesslyn secara paksa di Restoran Saung Kita, Mangga Besar, pada Senin (13/7/2026).
BACA JUGA:
- 4 Fakta Mengerikan Pembunuhan Pelajar SMP di Eks Kampung Gajah, Motif Sakit Hati hingga Rekayasa Penculikan
- Misteri Jaringan Penculikan Anak Kian Terkuak: Bilqis Ditemukan Selamat, Diduga Ada Keterlibatan Sindikat dan TPPO
- Percobaan Penculikan Anak SD di Semarang Bikin Geger, Sekolah Perketat Keamanan
Usai dieksekusi di Jakarta, atlet golf tersebut langsung dibawa melalui jalur darat menuju Bandara Ahmad Yani, Semarang, sebelum diterbangkan ke luar negeri pada hari yang sama.
Pelarian lintas negara ini membawa Jesslyn transit di Kuala Lumpur, Malaysia, hingga akhirnya tiba di Bangkok, Thailand. Di sana, ia didampingi langsung oleh ibu dan tantenya.
Sengketa asmara ini rupanya telah berlangsung sejak 2025. Evan membeberkan bahwa Jesslyn sempat dikurung di rumah ibunya dengan seluruh ponsel dan laptop disita agar memutus akses komunikasi.
Tekanan batin akibat pengekangan tersebut membuat kondisi mental Jesslyn memburuk. Ia bahkan dilaporkan sempat tiga kali melakukan percobaan bunuh diri sebelum akhirnya berhasil kabur ke sebuah apartemen di Pluit pada Oktober 2025.
Sebelum insiden penjemputan paksa ini terjadi, Jesslyn sebenarnya sempat mengadukan perlakuan keluarganya ke Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) DKI Jakarta yang terhubung dengan Komnas Perempuan.
Meski keberadaan Jesslyn sudah dipastikan berada di Thailand, kepolisian menegaskan bahwa proses penyelidikan kasus ini tetap berjalan untuk mengusut dugaan tindak pidana.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Hery Saputra, menjelaskan bahwa penentuan unsur pidana kini sepenuhnya bergantung pada kesaksian langsung Jesslyn melalui pemeriksaan virtual via Zoom.
Sosok, Profil dan Perjalanan Karier Jesslyn Wijaya
Nama Jesslyn Wijaya Lay mendadak menjadi pusat perhatian publik setelah peristiwa penjemputan paksa yang menimpanya di sebuah restoran di kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat, pada 13 Juli 2026.
Sosok perempuan berusia 32 tahun ini bukan hanya sekadar figur publik di media sosial, melainkan salah satu atlet golf (golfer) putri Indonesia yang berbakat dan memiliki rekam jejak cukup diperhitungkan di lapangan hijau.
Lahir dari latar belakang keluarga berada, sebagai putri dari pengusaha Pontu Wijaya, Jesslyn tidak hanya menekuni dunia olahraga, tetapi juga memiliki aktivitas di bidang bisnis.
Kendati memegang status sebagai anak pengusaha, Jesslyn dikenal sebagai sosok wanita yang sangat mandiri dan berpendirian teguh.
Ia memilih untuk tinggal terpisah dari keluarganya dan membangun kehidupannya sendiri di sebuah apartemen di kawasan Pluit, Jakarta Utara.
Perjalanan Jesslyn di dunia golf terbilang cukup impresif. Berdasarkan pengakuannya di media sosial, ia baru mulai serius menekuni olahraga ini pada pertengahan tahun 2021.
Meski terhitung singkat, ketekunan dan disiplin tingginya membuahkan perkembangan kemampuan yang sangat pesat hingga ia aktif berlaga di berbagai kompetisi amatir maupun kejuaraan antarklub di Indonesia.
Salah satu pencapaian terbaiknya terukir pada Juni 2023. Bermain dengan handicap 28, Jesslyn tampil memukau dan berhasil menyabet gelar Best Nett Overall (BNO) Regular dalam turnamen bulanan yang diselenggarakan oleh Chemical Golf Club di Rainbow Hills Golf Club.
Kala itu, ia mencatatkan skor gross 90 (net 62) dan mengungguli banyak peserta lain, hingga mendapat apresiasi dari Chemical Golf Club yang dikenal sebagai salah satu komunitas golf terbesar di Asia Tenggara.
Popularitas Jesslyn pun merambah ke dunia digital. Melalui akun Instagram miliknya (@jesswijgolf) yang mengantongi lebih dari 10,6 ribu pengikut, ia rajin membagikan momen latihan, turnamen, hingga gaya hidupnya.
Tak hanya itu, eksistensinya di TikTok (@jesswij) juga sukses menyedot perhatian publik dengan raihan lebih dari 27,9 ribu pengikut dan setengah juta likes.
Meskipun riwayat pendidikan formalnya tidak banyak dipublikasikan secara terbuka, pembentukan karakter yang disiplin serta kepiawaiannya dalam mengelola bisnis dan olahraga mencerminkan latar belakang sosok yang terdidik dan berwawasan luas.
Sikap mandiri dan kesibukan kariernya pun tak lantas membuat Jesslyn melupakan keluarga. Ia tetap menjaga ikatan kekeluargaan dengan menghadiri perayaan ulang tahun sang nenek pada pertengahan Juli 2026 lalu, sebuah momen hangat keluarga yang sayangnya berujung pada insiden penjemputan paksa dan kini tengah didalami oleh pihak kepolisian.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com


Leave a Reply