
Empat pelajar Indonesia dari berbagai daerah berhasil meraih medali perunggu di International Olympiad in Informatics IOI 2026 di Uzbekistan.
JAKARTA, KalderaNews.com– Pelajar Indonesia kembali mencatat prestasi di kompetisi informatika tingkat internasional.
Empat siswa berhasil membawa pulang medali perunggu dari International Olympiad in Informatics (IOI) 2026 yang berlangsung di Tashkent, Uzbekistan, sejak 9 Agustus 2026.
Kompetisi bergengsi tersebut diikuti 375 peserta dari 92 negara. Berdasarkan informasi dari Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Indonesia mengirimkan empat pelajar sebagai perwakilan dalam ajang tersebut.
Selama mengikuti kompetisi di Tashkent, keempat pelajar tersebut didampingi dua pembina, yakni Dr Musthofa SKom, MSc dari IPB University dan Albert Yulios Ramahalim dari Ikatan Alumni-Tim Olimpiade Komputer Indonesia.
BACA JUGA:
- Indonesia Raih 3 Medali Olimpiade Sains Nuklir Internasional 2026
- Tertarik Pelajari Nuklir? Poltek BRIN Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru, Yuk Cek Syarat dan Jadwalnya!
- Kolaborasi BRIN-LPDP Berikan Beasiswa S2-S3 untuk Kembangkan Nuklir Indonesia
4 Pelajar Indonesia Raih Medali Perunggu
Keempat siswa yang menjadi kontingen Indonesia adalah Aufan Ahmad Mumtaza dari SMA Al Irsyad Satya, Jawa Barat; Franklin Filbert Irwan dari SMA Darma Yudha, Riau; Warren Xing dari SMA Bina Mulia, Kalimantan Barat; serta Nathan Allan dari SMA Kanisius, DKI Jakarta.
IOI 2026 berlangsung dalam dua hari kompetisi. Para peserta ditantang menyelesaikan enam soal dengan total skor maksimal 600.
Hasil akhir yang diumumkan penyelenggara menunjukkan seluruh anggota tim Indonesia berhasil meraih medali perunggu. Berikut perolehan masing-masing peserta:
1. Aufan Ahmad Mumtaza
Skor: 295,70
Peringkat: 109
2. Franklin Filbert Irwan
Skor: 260,49
Peringkat: 145
3. Warren Xing
Skor: 251,75
Peringkat: 159
4. Nathan Allan
Skor: 242,89
Peringkat: 172
Dalam kompetisi tersebut, terdapat 32 peserta yang memperoleh medali emas, 62 peserta mendapatkan medali perak, dan 94 peserta meraih medali perunggu.
Selain medali, penyelenggara juga memberikan penghargaan khusus kepada 43 peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.
China Dominasi Perolehan Medali
Kontingen China menjadi salah satu negara yang tampil dominan pada IOI 2026. Tim tersebut mengamankan tiga medali emas dan satu medali perak.
Peserta asal China, Qiwen Xu, juga mencatat skor tertinggi dalam kompetisi dengan perolehan 498,27 poin.
Dalam IOI 2026, para peserta berkompetisi dengan menunjukkan kemampuan dalam merancang dan memprogram algoritma.
Kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang untuk menguji kemampuan informatika para pelajar, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan komunitas teknologi informasi di tingkat internasional.
Presiden IOI Sun Teck Tan menilai perkembangan teknologi di masa depan akan sangat dipengaruhi kreativitas, integritas, serta ketekunan generasi muda dalam menghadapi dan menyelesaikan berbagai persoalan kompleks.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply