
Pesta ulang tahun Masrupah Syarifuddin, istri Sekda Kalsel, menjadi sorotan warganet karena digelar saat isu karhutla kembali mencuat.
KALIMANTAN SELATAN, KalderaNews.com- Perayaan ulang tahun istri Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Roy Rizali Anwar, menjadi perbincangan di media sosial.
Perayaan tersebut mendapat sorotan karena berlangsung ketika kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap tengah menjadi perhatian di sejumlah wilayah Kalimantan.
Informasi mengenai acara tersebut beredar melalui gambar undangan hingga dokumentasi berupa foto dan video yang tersebar di media sosial. Dalam undangan itu tercantum nama Masrupah Syarifuddin, istri Sekda Kalsel Roy Rizali Anwar.
BACA JUGA:
- Tanggap Karhutla, Kemendikdasmen Terapkan PJJ dan Fleksibilitas Dana BOS
- Pemerintah Dinilai Lalai dan Gagal Lakukan Mitigasi Bencana Karhutla
- Ratusan Rumah Adat Sade Lombok Tengah Terbakar, Warisan Budaya Ludes
Gelar Pesta Ultah di Tengah Karhutla
Acara ulang tahun tersebut disebut digelar di sebuah restoran pada tanggal 28 Agustus 2026 dengan mengangkat tema “Kembali Muda”.
Salah satu unggahan mengenai perayaan tersebut dibagikan akun Instagram @lambe_turah. Unggahan itu kemudian memunculkan beragam tanggapan dari warganet.
Sebagian pengguna media sosial mempertanyakan kepekaan pejabat dan keluarganya terhadap kondisi masyarakat yang sedang terdampak karhutla dan kabut asap.
Kritik tersebut muncul karena waktu penyelenggaraan pesta bertepatan dengan kondisi karhutla yang kembali menjadi persoalan di sejumlah daerah di Kalimantan.
Warganet Soroti Empati Pejabat
Salah seorang warganet bahkan secara langsung menyinggung kondisi masyarakat yang tengah menghadapi dampak karhutla.
“Rakyat lagi menderita, boss!!! Empati lah sedikit,” tulis salah seorang netizen di Instagram.
Komentar serupa juga disampaikan pengguna lainnya yang mengaku tidak menghargai perayaan tersebut.
“Gak ada empatinya sama sekalii, Naudzubillahminzalik Ya Allah. Maap…Gak respect,” sahut yang lain.
Sementara warganet lainnya mengaitkan peristiwa tersebut dengan meningkatnya sentimen negatif masyarakat terhadap pejabat.
“Kek gini yg bikin rakyat makin benci pejabat,” tutur netter.
Sorotan terhadap perayaan tersebut juga tidak berdiri sendiri. Sebelumnya, sejumlah aktivitas keluarga pejabat di wilayah Kalimantan pernah menjadi bahan perbincangan publik ketika daerah setempat sedang menghadapi persoalan kebakaran hutan dan kabut asap.
Pernah Terjadi di Kalimantan Tengah
Di Kalimantan Tengah (Kalteng), misalnya, publik sebelumnya sempat menyoroti perayaan ulang tahun istri gubernur yang mendapat ucapan dari sejumlah instansi dan lembaga daerah. Salah satu unggahan yang membahas persoalan tersebut berasal dari akun @kucinghilang_.
“Ada gila-gilanya dunia. Tadi liat berita, istri gubernur kalteng diucapin ulang tahun 1 halaman koran penuh,” cuit akun tersebut.
Selain persoalan ucapan ulang tahun, aktivitas istri Gubernur Kalteng yang disebut sedang berlibur juga sempat menjadi perhatian warganet ketika wilayah tersebut menghadapi persoalan karhutla dan kabut asap.
“Kalimantan Tengah lagi dilanda musibah kebakaran hutan. Masyarakatnya ngehirup asap. Istri Gubernur Kalimantan Tengah lagi asik2 nya liburan nih gengs. Seru banget yah?” kata @bismillahyuk_.
Rangkaian peristiwa tersebut kemudian membuat aktivitas pribadi keluarga pejabat semakin mudah menjadi perhatian publik, khususnya ketika dilakukan bersamaan dengan situasi bencana atau persoalan yang berdampak terhadap masyarakat.
Sebagian masyarakat menilai pejabat maupun keluarganya perlu mempertimbangkan situasi sosial ketika menggelar kegiatan yang berpotensi menjadi konsumsi publik.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com


Leave a Reply