Waspada Sesar Aktif Menggeliat! Bandung Diguncang Gempa 26 Kali dalam Sehari

Danau Bandung Purba
Danau Bandung Purba (KalderaNews/BRIN)
Sharing for Empowerment

Waspada sesar aktif! Bandung diguncang 26 kali gempa dangkal beruntun. BMKG imbau warga tetap siaga dan jauhi bangunan retak.

BANDUNG, KalderaNews.com – Aktivitas pergerakan tanah di Jawa Barat kembali menunjukkan ancaman serius. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 26 kali gempa bumi mengguncang wilayah Kabupaten Bandung secara beruntun hanya dalam kurun waktu kurang dari 12 jam pada Rabu (16/9/2026).

BACA JUGA:

Rangkaian gempa maraton yang terus terjadi sejak pukul 06.10 WIB hingga sore hari ini mempertegas bahaya nyata dari aktivitas pergerakan sesar aktif di darat.

Kronologi dan Puncak Guncangan Gempa

Berdasarkan data dari Plt Kepala BBMKG Wilayah II, Ana Oktaviana Setiowati, serta Kepala Stasiun Geofisika Bandung, Suaidi Ahadi, berikut rincian rentetan guncangan yang melanda kawasan tersebut:

  • Picu Kewaspadaan Pagi Hari: Gempa pembuka mulai tercatat pada pukul 06.10 WIB dengan Magnitudo (M) 1,8.
  • Tren Guncangan Kuat: Sepanjang hari, beberapa gempa tercatat memiliki skala energi lebih besar dan mengejutkan warga, seperti pukul 08.11 WIB (M 2,9), pukul 11.12 WIB (M 3,1), hingga guncangan ke-26 pada pukul 17.14 WIB (M 2,8).
  • Kedalaman Sangat Dangkal: Guncangan ke-26 berpusat di darat pada koordinat 7,26 LS dan 107,61 BT (28 km Tenggara Kabupaten Bandung) dengan kedalaman hiposenter yang sangat dangkal, yaitu hanya 5 km.
  • Guncangan Merusak Kenyamanan: Dari 26 kali aktivitas seismik, 3 gempa dirasakan nyata dan mengagetkan masyarakat setempat.

Ancaman Sesar Aktif di Pangalengan dan Kertasari

BMKG mengonfirmasi bahwa rentetan gempa ini murni tergolong sebagai gempa bumi dangkal yang dipicu langsung oleh aktivitas sesar aktif. Pergerakan sesar ini terfokus memicu getaran di wilayah Kecamatan Kertasari dan Kecamatan Pangalengan.

Di wilayah Pangalengan, guncangan berada pada Skala Intensitas III MMI. Getaran terasa sangat nyata di dalam rumah, hingga membuat perabotan bergoyang dan memicu sensasi seakan-akan ada kendaraan berat atau truk besar melintas tepat di depan rumah.

Langkah Siaga dan Imbauan BMKG

Meskipun hingga sore hari belum ada laporan resmi terkait kerusakan struktur bangunan, BMKG terus memantau pergerakan seismik ini dan meminta masyarakat tidak mengabaikan potensi bahaya susulan.

Masyarakat diimbau untuk segera menerapkan langkah-langkah kewaspadaan berikut:

  1. Waspadai Struktur Bangunan: Segera keluar dan jauhi bangunan yang sudah menunjukkan retakan atau memiliki konstruksi yang tidak stabil.
  2. Jangan Mudah Terpancing Isu Hoaks: Tetap tenang dan jangan menyebarkan informasi kepanikan yang tidak bersumber dari pihak berwenang.
  3. Pantau Kanal Resmi BMKG: Pastikan selalu memperbarui data aktivitas seismik melalui aplikasi dan saluran informasi resmi BMKG.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnyadi Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


30 views