Kasihan ASN Perempuan di Kemenag, Tak Pernah Bisa Capai Puncak Karier

Gedung Kementrian Agama RI
Gedung Kementrian Agama RI (KalderaNews/Ist)
Sharing for Empowerment

Menag Nasaruddin Umar terapkan Manajemen Talenta ASN Kemenag. Dorong keadilan perempuan hingga ultimatum pengisian portofolio.

JAKARTA, KalderaNews.com – Kementerian Agama (Kemenag) resmi mengimplementasikan sistem Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam pembukaan Rapat Koordinasi Implementasi Manajemen Talenta ASN di Jakarta, Kamis (8/10/2026), Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memberikan penekanan khusus terkait prinsip keadilan gender serta aspek kemanusiaan dalam penilaian kinerja pegawai.

BACA JUGA:

Menag menegaskan bahwa penerapan manajemen talenta tidak boleh sekadar menjadi kumpulan angka atau indikator mekanis di dalam sistem, melainkan harus memperhitungkan realitas sosial dan kondisi biologis pegawai perempuan.

Menag: Jangan Sampai Ukuran Kinerja Merugikan Pegawai Perempuan!

Dalam arahannya, Menag Nasaruddin Umar menggarisbawahi pentingnya memadukan rasa dan rasio. Menurutnya, penilaian berbasis data yang terlalu kaku berpotensi memicu ketidakadilan, terutama bagi ASN perempuan yang menghadapi fase kehamilan dan cuti melahirkan.

“Kalau itu mau dibandingkan dengan porsi laki-laki, kasihan perempuan. Tidak akan pernah mencapai puncak karier kalau ukurannya itu hal-hal rasio. Kehamilan dan cuti melahirkan merupakan bagian dari realitas kehidupan yang tidak selalu dapat disamakan,” tegas Menag.

Secara khusus, Menag memberikan instruksi langsung kepada Kepala Biro SDM Kemenag agar memastikan keterwakilan perempuan dalam jajaran kepemimpinan tingkat daerah.

“Pak Zain, ke depannya, harus ada kanwil dari Perempuan,” pesan Menag Nasaruddin Umar.

Sekjen Kemenag Beri Ultimatum 2 Minggu untuk Pengisian Portofolio ASN

Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, menegaskan bahwa Manajemen Talenta merupakan mekanisme baru yang kredibel dan objektif untuk menggantikan sistem promosi lama.

Mengingat Kemenag merupakan salah satu kementerian dengan jumlah ASN terbesar di Indonesia, Sekjen memberikan waktu paling lambat dua minggu untuk mempercepat pelaksanaannya.

Sekjen juga mewajibkan seluruh ASN Kemenag untuk aktif memperbarui portofolio rekam jejak profesional mereka secara mandiri.

Poin Penting Implementasi Manajemen Talenta Kemenag:

  • Penghentian Praktik Promosi Formalitas: Kepala Biro SDM Kemenag, Muhammad Zain, menyebutkan bahwa sistem ini mengakhiri era promosi jabatan yang “pemenangnya sudah diketahui sebelum bertanding”.
  • Pemetaan Talent Box: Per 16 September 2026, dari 164 pejabat eselon II pusat dan daerah yang dipantau, tercatat masih ada empat pejabat di Talent Box 1 yang kini terus dibenahi.
  • Pengisian Jabatan Kosong: Data profiling talenta akan digunakan untuk mengisi posisi jabatan yang kosong dengan calon-calon suksesor (succession planning) yang kompeten.

Rekor Layanan Kependidikan dan Penghargaan BKN

Transformasi tata kelola SDM Kemenag turut dibuktikan lewat percepatan layanan administrasi kepegawaian. Dalam delapan bulan terakhir, Biro SDM Kemenag telah menerbitkan sebanyak 40.292 Surat Keputusan (SK):

  • Triwulan I: 10.391 SK
  • Triwulan II: 17.875 SK
  • Triwulan III: 12.026 SK

Atas efisiensi layanan dan pembenahan manajemen karier ASN tersebut, Kementerian Agama sukses meraih penghargaan Adi Manawa Nugraha Pratama, yakni penghargaan tertinggi di bidang manajemen karier ASN dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


11 views