Sosok Rektor Baru Swiss German University (SGU), Dr Dipl Ing Samuel P Kusumocahyo, Ternyata Alumni Jerman dan Jepang

Rektor Swiss German University (SGU), Dr Dipl Ing Samuel P Kusumocahyo
Rektor Swiss German University (SGU), Dr Dipl Ing Samuel P Kusumocahyo (KalderaNews/Dok. SGU)
Sharing for Empowerment

TANGERANG, KalderaNews.com – Swiss German University (SGU) dinahkodai rektor baru Dr. Dipl. Ing Samuel P Kusumocahyo yang diperkenalkan pada Agustus lalu. Ia resmi menggantikan Dr. rer nat Filiana Santoso sebagai Rektor SGU yang telah mengemban jabatan ini selama dua periode.

Dr. Dipl Ing Samuel P Kusumocahyo memiliki pengalaman panjang di dunia industri sejak 2001 dan bukan orang baru di dunia pendidikan. Ia berkecimpung di dunia pendidikan sejak 2013.

Saat diperkenalkan sebagai rektor baru ia berharap SGU dapat mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan global melalui pendidikan yang berkualitas internasional dengan mengedepankan inovasi dan transformasi karakter.

BACA JUGA:

Seperti apakah sosok rektor yang baru ini? Penelusuran KalderaNews menemukan kalau Samuel P Kusumocahyo ini disebut sebagai dosen profesional yang berdedikasi, antusias, dan berorientasi pada tujuan dengan komitmen yang kuat terhadap pertumbuhan dan pengembangan akademik dan karakter setiap mahasiswa.

Sejumlah pengalaman profesionalnya yakni sebagai peneliti di National Institute of Advanced Industrial Science & Technology (AIST), Tsukuba, Jepang (2001-2005), General Manager di PT Totoku Toryo Indonesia (perusahaan kimia Jepang) (2005-2007), Asisten Wakil Presiden di PT SMART Tbk (perusahaan kelapa sawit) (2007-2009), Direktur Harvestland Group (2009-2014), dosen di Swiss German University sejak 2014 dengan jabatan terakhir Dekan Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati.

Sementara itu latar belakang pendidikannya yakni gelar doktor di bidang Ilmu Lingkungan & Teknik Kimia, Universitas Shizuoka, Jepang (2001), sarjana dan magister Teknik Kimia, RWTH Aachen University, Jerman (1995).

Adapun bidang pengetahuannya yakni Teknik Kimia dan Teknologi pemisahan dan pemurnian denna minat penelitian yakni:

  • Teknologi membran untuk berbagai proses pemisahan: mikrofiltrasi, ultrafiltrasi, nanofiltrasi, reverse osmosis, pervaporasi, membran inklusi polimer.
  • Pengembangan membran polimer: Poli vinil alkohol (PVA), Nafion termodifikasi, Selulosa asetat (CA), Selulosa tri asetat (CTA), Polietilen tereftalat (PET)
  • Pengembangan membran keramik: membran silika, alumina, kaolin
  • Pemanfaatan sampah plastik sebagai bahan baku membran
  • Pemanfaatan limbah perkebunan kopi untuk produk antioksidan

Adapun area pengajaran di kelas fokus pada teknologi pemisahan (distilasi, ekstraksi, adsorpsi, penyerapan, filtrasi, teknologi membran), termodinamika dan kinetika, pengantar teknik kimia, ilmu material (logam, polimer, keramik) dan kewiraswastaan.

Sebagai Dosen Berprestasi 1 Bidang Ilmu Sains dan Teknologi LLDIKTI IV 2019, ada sejumlah publikasi ilmiahnya yakni 31 makalah ilmiah diterbitkan di jurnal dan prosiding internasional (21 makalah merupakan publikasi terindeks Scopus), 4 Paten Jepang (granted) dan 2 Paten Indonesia (terdaftar).

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*