Mobil Kadis Pandeglang tabrak kerumunan siswa SD saat jam istirahat, satu siswa tewas dan lainnya luka-luka. Ini kronologinya.
PANDEGLANG, KalderaNews.com- Mobil pribadi milik Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pandeglang, Ahmad Mursidi, mengalami kecelakaan tragis setelah menabrak sekelompok siswa SDN Sukaratu 5.
Insiden tersebut menyebabkan satu siswa meninggal dunia dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka. Guru SDN Sukaratu 5, Rika Novianti, menjelaskan peristiwa nahas tersebut terjadi pada Kamis (30/4) sekitar pukul 09.00 WIB.
Menurutnya, kendaraan yang dikemudikan Ahmad Mursidi awalnya menabrak seorang pengendara motor sebelum kehilangan kendali, berbelok ke kanan, lalu menghantam para siswa yang tengah berada di depan sekolah.
BACA JUGA:
- Detik-Detik dan Kronologi Lengkap Tabrakan KA Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
- Viral! Mobil MBG di Kebumen Ugal-ugalan dan Tabrak Pagar Sekolah, Sopir Ngamuk dan Hajar 15 Orang
- Kisah Pilu MA Siswa SDN 01 Kalibaru yang Tertabrak Mobil MBG: Kehilangan 18 Gigi dan Harus Makan dengan Selang
“Anak lagi jajan, menurut keterangan ada mobil di depan nabrak sales dulu, lalu nabrak anak-anak, anak-anak udah ada yang di dalam kolong mobil, berdarah-darah sampai ada yang kritis,” ungkap Rika.
Kecelakaan terjadi saat jam istirahat
Rika menuturkan kecelakaan terjadi saat jam istirahat sekolah berlangsung. Dalam insiden tersebut, satu siswa kelas IV dinyatakan meninggal dunia, sementara delapan siswa lainnya mengalami cedera dan harus mendapatkan penanganan medis.
“Jumlah sementara yang sudah dibawa ke rumah sakit ada 9 orang,” ujarnya.
Salah satu wali murid korban, Irma, menyampaikan bahwa anaknya mengalami luka pada bagian kaki, mulut, dan dahi. Saat ini, anaknya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
“Anak saya mengalami luka di bagian kaki, mulut sama jidat. Sekarang masih dirawat,” singkatnya.
Kasatlantas Polres Pandeglang AKP Surya Muhammad menjelaskan mobil Toyota Innova hitam milik Ahmad Mursidi melaju dari arah Perempatan Cikole menuju Pertigaan Cipacung.
Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan mendadak oleng ke kanan dan menabrak kerumunan siswa yang sedang berada di depan sekolah.
“Kita menjelaskan terkait kecelakaan lalu lintas di depan SDN Sukarta 5, yang melibatkan kendaraan Toyota Inova hitam yang dikendarai oleh saudara Ahmad Mursidi, yang menabrak kerumunan anak sekolah yang ada di depan SD,” katanya.
Surya menambahkan, hingga kini pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi serta mengumpulkan barang bukti guna mendalami penyebab kecelakaan tersebut. Status Ahmad Mursidi saat ini masih sebagai saksi dalam proses penyelidikan.
“Sementara masih kita laksanakan pemeriksaan saksi-saksi, belum bisa diputuskan ditahan atau tidak,” katanya.
Pelaku adalah seorang ASN
Ia menjelaskan, pengemudi kendaraan merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pandeglang. Namun, terkait jabatan yang bersangkutan masih dalam pendalaman.
“Jabatannya ASN dan masih kita dalami,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pengemudi saat ini masih dalam proses pemeriksaan oleh penyidik Satlantas Polres Pandeglang.
“Pengemudi masih kami mintai keterangan. Dari hasil olah TKP, kasus ini masih dalam tahap penyidikan, termasuk pengumpulan saksi-saksi dan alat bukti lainnya,” ujarnya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan pengemudi dalam kondisi sakit, pihak kepolisian belum dapat memastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan medis.
“Untuk observasi awal mungkin sakit, tetapi untuk kepastiannya akan dibuktikan secara medis sebelum kami menyimpulkan,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply