Menciptakan SDM Unggul, Telkom University Gelar Seminar Peran Critical Occupations List




Telkom University kembali meraih prestasi dari Quacquarelli Symonds atas keberhasilan di bidang ilmu Computer Science dan Information System
Ilustrasi: Kampus Telkom University. (KalderaNews.com/Ist)

BANDUNG, KalderaNews.com – Telkom University melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 mengadakan seminar dengan tema “Peran Critical Occupations List (COL) dalam Pemenuhan SDM Unggul di Indonesia”.

Prof. Dr. Adiwijaya selaku Rektor Telkom University mengatakan bahwa Telkom University fokus dalam menciptakan SDM unggul sehingga perlu adanya tambahan bekal untuk menambah kapabilitas.

“Program pengembangan SDM Indonesia sesuai dengan visi Presiden dan salah satu sarana mengembangkan SDM yang ada yaitu melalui sertifikasi,” ucap Prof. Adiwijaya.

BACA JUGA:

Adiwijaya juga menambahkan bahwa adanya bonus demografi yang diprediksi terjadi pada 2020-2030. Melimpahnya tenaga kerja produktif di Indonesia harus dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga dapat mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Pandemi Covid-19 ini juga telah menciptakan disrupsi demografi, ini merupakan tantangan. Telkom University harus mampu menjawab tantangan tersebut. Telkom University memiliki keinginan dan tanggung jawab dengan menghasilkan SDM yang dapat men-create masa depan,” ucap Adiwijaya.

Menteri Ketenagakerjaan, Dr. Hj. Ida Fauziyah, M.Si juga hadir sebagai Keynote Speaker. “Banyak jenis pekerjaan baru berbasis teknologi dan banyak pekerjaan tradisional akan tergantikan. Pandemi Covid-19 mempercepat dampak disrupsi ini, terutama pada penggunaan teknologi,” ucap Fauziyah.

Profil dan skills yang dibutuhkan di masa depan terus berkembang, salah satunya dengan cara mengadaptasi praktik-praktik terbaik sesuai kebutuhan saat ini, sehingga seharusnya menjadi prioritas.

“Saya sangat mengapresiasi acara ini yang merupakan kolaborasi nyata antara pemerintah, institusi pendidikan, dan LSP. Disampaikan bahwa LSP ini memiliki peran yang sangat penting untuk menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi,” jelas Fauziyah.

“Saya optimis dan yakin, LSP siap untuk mendukung dan semakin bersinergi dalam menjawab Critical Occupations List. Saya berharap Critical Occupations List ini dapat dilakukan secara rutin dan berkala di Indonesia.”

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu!




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*