Waspada Kejahatan Cyber Saat WFH, Hindari dengan Cara Ini




Ilustrasi Patroli Polisi Virtual di Dunia Maya (KalderaNews.com/Ist)
Ilustrasi Patroli Polisi Virtual di Dunia Maya (KalderaNews.com/Ist)

JAKARTA, KalderaNews.com – Pandemi virus corona yang belum usai membuat kegiatan sekolah dan bekerja banyak dilakukan di rumah. Namun, semakin lama beraktivitas dari rumah, banyak orang mulai mencemaskan cybercrime yang mengintai.

Berdasarkan laporan berjudul “The Future of Secure Remote Work Report” dari Cisco, 70 persen karyawan mengaku khawatir akan keamanan data pribadi mereka saat melakukan kerja remote selama pandemi.

Tidak perlu khawatir, untuk menghindari kejahatan dunia maya, tim Kaldera telah merangkum beberapa cara pencegahannya berikut ini:

1. Jangan Malas Update Software

Sering kali kita mengabaikan peringatan pembaruan software yang muncul terus menerus di layar karena dianggap mengganggu. Namun, jangan dianggap sepel, update software termasuk program antivirus dapat membantu melindungi data serta memperbaiki celah kelemahan keamanan perangkat.

Hal ini juga berlaku untuk ponsel. Jika terdapat pemberitahuan keamanan untuk memperbaharui software segera lakukan dan jangan ditunda, terlebih jika Anda hanya menggunakan 1 ponsel untuk keperluan pribadi dan pekerjaan.

BACA JUGA:

2. Gunakan Akses Jaringan dan Sistem Perusahaan

Demi mengurangi kemungkinan terjadinya cybercrime, sebaiknya gunakan perangkat serta akses jaringan dan sistem milik perusahaan. Bukan tanpa alasan, menggunakan properti internal membuat tingkat keamanan lebih tinggi karena kendali penuh berada pada tim IT perusahaan.

Biasanya, perusahaan akan menggunakan Virtual Private Network (VPN) dengan key security yang telah diatur untuk dapat digunakan karyawan saat hendak mengakses jaringan atau website internal tertentu.

Dengan cara ini, perusahaan dapat membatasi penggunaan perangkat atau jaringan jika tiba-tiba ditemukan adanya hal ganjil.

3. Gunakan Multi-Factor Authentication

Cara lain yang dapat digunakan untuk meningkatkan keamanan saat WFH adalah menggunakan Multi-Factor Authentication untuk mengakses akun daring seperti akun bank atau Facebook.

Dengan mengaktifkan fitur ini, peretas yang hendak mengakses akun Anda harus memasukan kode yang dikeluarkan oleh aplikasi Multi-Factor Authentication. Tanpa kode tersebut, maka orang tersebut tidak akan bisa  masuk ke akun Anda.

Salah satu aplikasi yang dapat digunakan adalah Authenticator yang dikeluarkan oleh Google.

4. Buat Kata Sandi yang Kuat

Setiap akun yang digunakan saat bekerja sering kali membutuhkan password untuk masuk. Untuk mengurangi kemungkinan akun dibobol, disarankan agar Anda menggunakan kata sandi yang kuat dan tidak berkaitan dengan identitas pribadi seperti tanggal lahir.

National Cyber Security Alliance, Amerika Serikat merekomendasikan untuk membuat kata sandi setiap akun online Anda dengan panjang setidaknya 10 karakter, menggabungkan antara huruf besar dan kecil serta menggunakan karakter khusus seperti “%” atau “&”.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*