Jurusan Fisika Medis, Program Studi Baru Peluang Kerja Moncer




Tenaga kesehatan di masa pandemi Covid-19, Perawat, Dokter
Tenaga kesehatan di masa pandemi Covid-19 (KalderaNews/Ist)

JAKARTA, KalderaNews.com – Selain tiga jurusan fisika yang berbeda, terdapat cabang baru dari jurusan fisika yang memiliki prospek kerja bersinar. Namanya fisika medis. Sesuai dengan namanya, fisika medis ini merupakan aplikasi ilmu fisika dalam bidang medis atau kedokteran.

Meskipun jurusan ini telah ada di luar negeri dari beberapa saat lalu, tetapi di Indonesia jurusan ini belum lama di buka di perguruan tinggi negeri maupun swasta.

BACA JUGA:

Fisika medis merupakan program studi atau jurusan pengembangan dari ilmu fisika dan ilmu kedokteran secara bersamaan. Bila kamu masih bingung untuk menentukan jurusan kuliah setelah SMA, kamu dapat mempertimbangkan jurusan baru ini.

Secara umum kita tahu bahwa jurusan medis, seperti kedokteran, keperawatan, kebidanan, farmasi, merupakan jurusan yang masih banyak peminatnya. Fisika medis juga pasti akan menjadi jurusan incaran pelajar SMA.

Sesuai dengan namanya, di jurusan ini kamu akan belajar tentang CT-scan, X-Ray, MRI, EKG, kalibrasi alat medis, laboratorium komputer, dan lain-lain.

Prospek kerja lulusannya dapat kamu simak sebagai berikut.

Radiologi Diagnostik

Peluang karier pertama yang dapat kamu tekuni adalah sebagai radiologi diagnostik. Area kerja bidang ini adalah memanfaatkan radiologi untuk keperluan diagnosis. Seorang ahli fisika medis dapat menggunakan ilmunya untuk membuat sebuah diagnosis medis yang tepat.

Bidang Kedokteran Nuklir

Mendengar kata nuklir, yang pertama terfikir biasanya adalah bom nuklir yang membumihanguskan kota, seperti sejarah kota Hiroshima dan Nagasaki pada masa Perang Dunia ke-2. Padahal, seiring berkembangnya teknologi, nuklir dapat digunakan sebagai pendiagnosisan dan terapi atau pengobatan. Kedokteran nuklir memberikan kontribusi yang besar pada perkembangan ilmu kedokteran.

Peluang kerja lulusan program studi ini masih terbuka luas di bidang kedokteran nuklir. Belum semua rumah sakit di daerah mempunyai ahli fisika medis yang andal.

Bidang Terapi Radiasi

Ahli fisika medis dapat bekerja di bidang terapi radiasi. Perkembangan ilmu radiasi dapat dimanfaatkan sebagai terapi penyakit tertentu. Sayangnya, ahli dalam bidang ini belumlah banyak.

Kuliah di program studi fisika medis tentu tidak jauh dari praktik. Karena mustahil kuliah di jurusan ini bila hanya belajara tentang teori. Jurusan ini akan sangat menyenangkan untuk didalami dan menantang untuk milenial seperti kamu.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan bagi pada saudara, sahabat dan teman-temanmu!




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*