3 Beda Jurusan Fisika yang Harus Diketahui Sebelum Mendaftar




Fisika Shock Line
Fisika Shock Line (KalderaNews/Ist)

JAKARTA, KalderaNews.com – Fisika memang merupakan pelajaran yang sudah dikenal sejak bangku sekolah menengah. Meskipun demikian pelajaran satu ini merupakan pelajaran yang tidak banyak disukai bahkan dianggap momok. Tahukah kamu bahwa fisika mempunyai 3 jurusan yang mirip namanya. Beda jurusan fisika ini harus kamu ketahui sebelum mendaftar kuliah di bidang ini.

Jurusan fisika tersebar di banyak perguruan tinggi se-Indonesia. Agar tidak salah dalam mendaftar, yuk mengenal lebih dekat 3 jurusan fisika.

BACA JUGA:

Fisika Murni

Fisika Murni kerap disingkat dengan jurusan fisika. Jurusan ini biasanya berada di bawah naungan MIPA. Oleh karenanya pada perguruan tinggi tertentu sering juga disebut sebagai Fisika MIPA. Di jurusan ini mahasiswa akan diarahkan menjadi ilmuwan fisika. Dengan mempelajari dasar teori fisika yang kuat, lulusannya diharapkan dapat mengembangkan keilmuan fisika.

Pendidikan Fisika

Sesuai namanya, jurusan ini mengajar mahasiswa menjadi seorang guru atau pengajar fisika yang andal. Selain mempelajari ilmu fisika, di jurusan ini kamu juga akan belajar tentang teknik mengajar pelajaran fisika yang tepat guna dan menyenangkan. Hal ini penting agar kesan momok untuk pelajaran fisika lambat laun dapat terkikis.

Teknik Fisika

Di jurusan ini, garis besar mata kuliah yang akan dipelajari adalah ilmu fisika dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Kamu akan belajar mengenai teori-teori fisika dan melakukan analisis untuk menyelesaikan beragam masalah yang terkait dengan fisika di lapangan.

Secara umum, di jurusan fisika akan mempelajari banyak peminatan. Konsentrasi peminatan yang ada misalnya adalah fisika nuklir, geofisika, biofisika, fisika energi, instrumentasi, fisika medis, dan lain-lain.

Beda jurusan fisika ini juga berpengaruh pada lapangan kerja dari masing-masing jurusan. Untuk jurusan pendidikan fisika, misalnya, tidak hanya diproyeksikan menjadi pengajar di sekolah menengah pertama atau atas, tetapi juga dapat membuka wirausaha bimbingan belajar. Sedangkan untuk lulusan teknik fisika yang ingin membuka lapangan kerja sendiri, mereka dapat membangun jasa konsultan teknik.

Peluang kerja jurusan yang ini memang terbuka lebar. Tidak hanya sebagai peneliti di laboratorium, lulusan jurusan fisika dapat juga bekerja di sebuah perusahan tambang, makanan, dan industri alat kesehatan. 3 beda jurusan fisika di atas harus dipahami beserta peluang kerjanya bila ingin serius membangun karier di bidang ini.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan bagi pada saudara, sahabat dan teman-temanmu!




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*