
Sejumlah mahasiswa dari Trisakti, Esa Unggul, ISMEI, dan HMI MPO menggelar demo di Jakarta pada 19 Juni 2026. Berikut lokasi dan tuntutannya.
JAKARTA, KalderaNews.com– Sejumlah kelompok mahasiswa dan organisasi kepemudaan dijadwalkan menggelar aksi demonstrasi di berbagai titik di Jakarta pada Jumat, 19 Juni 2026.
Aksi akan berlangsung di kawasan DPR/MPR RI, Istana Negara, Bundaran HI, hingga Kementerian Keuangan dengan membawa beragam isu mulai dari ekonomi, kebijakan pemerintah, hingga supremasi sipil.
Berikut daftar aksi demonstrasi yang digelar hari ini:
BACA JUGA:
- Gelombang Demo Mahasiswa Kepung DPR dan Istana Hari Ini!
- Isi Tuntutan 11+9 Mahasiswa yang Gelar Demo Hari Ini di Bundaran HI
- Nyinyiri Demo Mahasiswa, Inilah Sosok Kontroversial Ika Damayanti Fatma Negara
1. BEM Universitas Trisakti
Mahasiswa Universitas Trisakti akan menggelar aksi di Gedung DPR/MPR RI dengan mengusung agenda TRITURA (Tiga Tuntutan Rakyat).
Waktu: 13.30 WIB hingga selesai
Titik kumpul: Tugu Luar 12 Mei, Jalan Kyai Tapa, Grogol Petamburan, Jakarta Barat
Lokasi aksi: Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat
Daftar Tuntutan
- Pulihkan Ekonomi dan Politik
- Berantas Inkompetensi Pejabat
- Kembalikan Supremasi Sipil
- Tuntutan Turunan:
- Turunkan Harga Bahan Pokok
- Turunkan BBM dan Tingkatkan Kesediaan BBM Subsidi
- Hentikan Pemborosan APBN
- Hentikan Sementara dan Evaluasi total MBG
- Perbaiki Komunikasi Pemerintah Kepada Publik
- Menolak UU POLRI
- Bebaskan Seluruh Tahanan Politik
- Hentikan Represifitas Aparat dan Hentikan Militerisme di Indonesia Timur di Ranah Sipil
- Tolak PSN yang tidak Pro Terhadap Rakyat
2. BEM Universitas Esa Unggul
Mahasiswa Universitas Esa Unggul juga dijadwalkan bergerak menuju Gedung DPR/MPR RI.
Waktu: 11.00 WIB hingga selesai
Titik kumpul: Kantin Universitas Esa Unggul, Kebon Jeruk, Jakarta Barat
Lokasi aksi: Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat
Tuntutan:
- Menuntut evaluasi menyeluruh terhadap seluruh program strategis nasional agar pelaksanaannya tepat sasaran, efektif, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
- Mendesak lembaga pemerintahan untuk memperkuat pengawasan terhadap penggunaan keuangan negara dan memastikan setiap dugaan penyimpangan diproses secara adil dan transparan sesuai hukum yang berlaku.
- Mendesak lembaga pemerintahan untuk membangun komunikasi publik yang terbuka, konsisten, dan bertanggung jawab agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai kondisi dan arah kebijakan negara.
- Pukul mundur segala bentuk militerisme di ranah sipil demi menjaga supremasi sipil dan demokrasi konstitusional.
3. PP Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI)
Pengurus Pusat ISMEI akan menggelar aksi dengan fokus pada isu ekonomi nasional.
Waktu: 13.00 WIB hingga selesai
Lokasi aksi:
Bundaran HI, Jakarta Pusat
Istana Negara, Jakarta Pusat
Tuntutan:
- Soroti potensi defisit APBN
- Evaluasi Menko Perekonomian
- Evaluasi total program MBG dan Kopdes
- Reformasi sektor riil
- Stabilisasi nilai tukar rupiah
- Stabilisasi harga BBM
4. PB HMI MPO
Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) akan melakukan long march menuju kompleks parlemen.
Waktu: 12.00 WIB hingga selesai
Titik kumpul: Gedung TVRI, Senayan, Jakarta Pusat
Lokasi aksi: Gedung DPR/MPR RI
Tuntutan:
- Evaluasi total program MBG dan Kopdes Merah Putih
- Tolak pemborosan anggaran negara
- Cabut kebijakan kenaikan BBM
- Tolak revisi UU Kepolisian
- Tolak dwifungsi TNI dan Polri
- Segera sahkan RUU Perampasan Aset
5. Gabungan Mahasiswa dan Pemuda Nusantara
Kelompok ini juga dijadwalkan turun ke jalan pada siang hari dengan menyasar dua titik aksi di Jakarta Pusat.
Waktu: 13.00 WIB
Lokasi aksi:
Tugu Tani
Kementerian Keuangan RI
Sebanyak 4.263 aparat gabungan disiagakan untuk mengamankan aksi unjuk rasa di sejumlah titik wilayah Jakarta Pusat (Jakpus) hari ini. Massa dijadwalkan turun di beberapa titik seperti Silang Selatan Monas, DPR/MPR RI, Bundaran HI, Tugu Tani, dan Kementerian Keuangan.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan aparat gabungan terdiri dari personel Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran. Pengamanan dilakukan untuk mengawal jalannya aksi agar berjalan aman.
“Pelayanan aksi unjuk rasa wilayah Jakarta Pusat sebanyak 4.263 personel gabungan (Polda, Polres, Polsek jajaran),” kata Erlyn dalam keterangannya, Jumat (19/6/2026).
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply