Ciptakan Inovasi, Universitas Mercu Buana Yogyakarta Dampingi Pengrajin Kain Lurik




Mahasiswa Universitas Mercu Buana Yogyakarta Mendampingi Pengrajin Lurik
Mahasiswa Universitas Mercu Buana Yogyakarta mendampingi pengrajin kain lurik. (KalderaNews.com/Dok.UMBY)

YOGYAKARTA, KalderaNews.com – Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) melalui program pengabdian kepada masyarakat melakukan pendampingan kepada sejumlah pengrajin kain lurik di Dusun Gamplong, Sumberrahayu, Moyudan, Sleman.

Pendampingan ini bertujuan mendorong pengrajin untuk melakukan inovasi produk, dengan pengembangan produk baru maupun inovasi kemasan.

Tim Pengabdian UMBY bersama UMKM Sriti Production mengembangkan produk new normal stuff berupa produk sajadah lipat berbahan lurik. Karakter new normal terlihat dari desan sajadah lurik yang praktis dan mudah dibawa.

Ketua tim pengabdian, Audita Nuvriasari menuturkan bahwa inovasi produk disesuaikan dengan kebutuhan dan permintaan konsumen pada masa pandemi Covid-19, yakni dengan mengembangkan produk new normal atau new normal stuff.

BACA JUGA:

“Inovasi tersebut memanfaatkan material yang sudah tersedia untuk dikembangkan menjadi produk baru yang sebelumnya belum diproduksi oleh pengrajin,” tutur Audita.

Titik Desi Harsoyo selaku anggota pengabdian, menambahkan bahwa inovasi produk lainnya berupa tas multifungsi sebagai tempat penyimpanan hand sanitizer, masker, dan tisu. Produk ini sangat penting untuk melengkapi protokol kesehatan.

Pemilik Sriti Production, Arif Triyanta menyampaikan kegiatan pendampingan ini sangat membantu usahanya. New normal stuff yang diproduksi, bahkan sudah ada yang memesan. Arif juga menceritakan bahwa inovasi kemasan dengan mendesain kerajinan boks pasir menjadi tempat hantaran hampers yang berisi aneka produk kerajinan lurik mendapatkan respon yang sangat luar biasa.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*