
Simak profil dan riwayat pendidikan Edison, Bupati Muara Enim eks birokrat BPN yang terjaring OTT KPK selengkapnya.
MUARA ENIM, KalderaNews.com – Nama Bupati Muara Enim, Edison, mendadak menjadi pusat perbincangan hangat publik pada Senin (8/6/2026).
Hal ini menyusul kabar mengenai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, dan mengamankan sang bupati.
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, telah membenarkan adanya operasi senyap tersebut. Kendati demikian, pihak lembaga antirasuah masih memiliki waktu 1 x 24 jam untuk melakukan pemeriksaan intensif guna mengumumkan status hukum para pihak yang diamankan serta detail kasusnya.
BACA JUGA:
- Terjaring OTT KPK, Ini Profil Pendidikan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo
- Inilah Profil Pendidikan dan Sosok Kontroversial Bupati Cilacap, Belum Sebulan Jadi Bupati Sudah Terjaring OTT KPK
- Profil Pendidikan Bupati Pekalongan Fadia A Rafiq, Putri Penyanyi Dangdut yang Terjerat OTT KPK
Kabar mengejutkan ini langsung memicu rasa penasaran publik terhadap sosok pemimpin daerah tersebut.
Pasalnya, Edison terhitung belum lama menduduki kursi kepemimpinan tertinggi di Kabupaten Muara Enim sejak dilantik pada awal tahun 2025.
Lalu, seperti apa profil Edison Bupati Muara Enim dan bagaimana latar belakang pendidikannya? Berikut ulasan lengkapnya.
Sosok Edison: Dari Birokrat Tulen BPN hingga Kursi Kepala Daerah
Edison lahir di Muara Enim pada tanggal 6 Maret 1968. Sebelum dikenal sebagai seorang politikus, ia merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) profesional yang menghabiskan sebagian besar masa kerjanya di bidang agraria dan tata ruang.
Edison mengawali karirnya sebagai staf biasa di Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pada tahun 1995.
Berkat dedikasi dan kinerjanya yang dinilai cemerlang, ia dipercaya memegang berbagai jabatan strategis, mulai dari Kepala Seksi hingga menjadi Kepala Kantor BPN di sejumlah kabupaten dan kota strategis di Sumsel maupun Sumatera Utara.
Tercatat, ia pernah menjabat sebagai Kepala Kantor BPN Kota Palembang, Kota Prabumulih, Kabupaten Musi Rawas, hingga Kota Medan. Jabatan birokrasi terakhir sebelum akhirnya pensiun dan maju ke dunia politik adalah Kepala Bidang Pengadaan Tanah dan Pengembangan di Kanwil BPN Provinsi Sumsel.
Atas pengabdian panjangnya tersebut, Edison dianugerahi penghargaan Satya Lencana Karya Satya pada tahun 2010 dan 2017.
Pada Pilbup Muara Enim 2024, Edison yang merupakan kader Partai NasDem memberanikan diri maju sebagai calon bupati berpasangan dengan politikus PDI Perjuangan, Sumarni.
Berdasarkan hasil real count KPU, pasangan nomor urut 2 ini berhasil unggul dengan meraih 113.698 suara atau sebesar 38,64%, mengalahkan tiga pasangan calon lainnya. Mereka menang besar di Kecamatan Muara Enim dengan raihan 14.705 suara dan unggul di 12 kecamatan lainnya.
Edison resmi dilantik sebagai Bupati Muara Enim periode 2025–2030 oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada 20 Februari 2025.
Profil Pendidikan Edison Muara Enim
Keberhasilan Edison dalam meniti karir dari seorang staf biasa hingga menjadi kepala daerah tentu ditopang oleh fondasi akademik yang kuat. Sebagai putra asli daerah, ia menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengahnya di Sumatera Selatan sebelum akhirnya merantau ke luar provinsi untuk kuliah.
Berikut rincian riwayat pendidikan Edison Muara Enim:
- SD Negeri Banuayu Tempat Edison kecil menempuh pendidikan dasar pertamanya di Kabupaten Muara Enim.
- SMP Negeri 1 Lubuklinggau Melanjutkan jenjang sekolah menengah pertama di Kota Lubuklinggau.
- SMA Negeri Lubuklinggau Menamatkan sekolah menengah atas di sekolah negeri yang sama di Lubuklinggau.
- S1 Universitas Sumatera Utara (USU) Edison memilih merantau ke Kota Medan untuk menempuh pendidikan sarjana di salah satu kampus negeri tertua dan paling bergengsi di pulau Sumatera. Latar belakang pendidikan di Medan ini pula yang nantinya linier dengan riwayat tugasnya saat sempat menjabat sebagai Kepala Seksi BPN Kota Medan.
- S2 Universitas Sriwijaya (Unsri) Guna memperdalam ilmu tata kelola dan kompetensi kepemimpinannya, ia mengambil program magister (S2) di Universitas Sriwijaya, Palembang, yang merupakan universitas nomor satu di Sumatera Selatan.
Biodata Singkat dan Informasi Keluarga
Selain karir dan pendidikan, aspek religiusitas dan organisasi sosial juga melekat pada sosok Edison. Ia tercatat aktif sebagai Pembina Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Muara Enim serta terlibat di berbagai organisasi sosial keagamaan lainnya.
Berikut adalah ringkasan biodata pribadi Edison:
Nama Lengkap: Edison
Tempat, Tanggal Lahir: Muara Enim, 6 Maret 1968
Nama Orang Tua: H. Cikwan (Ayah) dan Hj. Cikbiah (Ibu)
Nama Istri: Hj. Heni Pertiwi
Nama Anak:
- Rizki Prasetya Person
- Azza Fadiliah Person
- Aisyah Atifah Person
Kasus dugaan OTT oleh KPK yang terjadi saat ini tentu menjadi badai besar bagi jalannya roda pemerintahan Edison yang baru berjalan setahun lebih di Muara Enim.
Publik dan warga Muara Enim kini tengah menunggu kepastian hukum lebih lanjut dari pihak berwenang mengenai status sang bupati.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnyadi Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply