Kunci Sukses Babak Baru PTM Terbatas Adalah Guru




Vaksinasi guru di Klinik Pratama Griya Kasih Indah Kelapa Gading Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa, 27 April 2021
Vaksinasi guru di Klinik Pratama Griya Kasih Indah Kelapa Gading Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa, 27 April 2021 (KalderaNews/Arli Cia)

JAKARTA, KalderaNews.com – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim menegaskan dunia pendidikan Indonesia telah memasuki babak baru dengan mulai dilaksanakannya pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Peranan guru dinilai sangat penting dalam suksesnya PTM terbatas dan menghadirkan layanan pendidikan yang aman dan nyaman.

“Berkat ketangguhan Ibu dan Bapak, kita telah berhasil melewati masa yang penuh tantangan. Saat ini telah mulai melaksanakan PTM terbatas dengan protokol kesehatan yang ketat demi keselamatan semua warga sekolah,” ujar Mendikbudristek.

BACA JUGA:

“Sekali lagi, peran ibu dan bapak sangat besar dalam menyukseskan PTM terbatas,” kata Nadiem saat peringatan Hari Guru Sedunia Tahun 2021 adalah “Teacher at The Heart of Education Recovery” pada Selasa, 12 Oktober 2021.

Menteri Nadiem mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas pengabdian para guru Indonesia yang terus bergerak menghadirkan layanan pendidikan di tengah segala keterbatasan.

“Terima kasih atas kerja keras dan dedikasi Ibu dan Bapak dan Ibu guru dalam mendidik anak-anak Indonesia agar menjadi Pelajar Pancasila yang cerdas berkarakter,” katanya.

Hal senada diungkapkan Gunawan Zakki, National Program Officer for Education dari kantor perwakilan UNESCO di Indonesia menjelaskan bahwa dedikasi guru menjadi inspirasi dari tema Hari Guru Sedunia.

“Pemulihan pendidikan ini akan berhasil apabila kita menjadikan guru sebagai sentral, sebagai kunci dari pemulihan pendidikan setelah kita berjuang di masa pandemi Covid,” terangnya

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*