7 Panduan Seminar Proposal Anti Grogi untuk Mahasiswa Tingkat Akhir

Pusing Tugas Akhir dan Skripsi
Pusing Tugas Akhir dan Skripsi (KalderaNews/Ist)

JAKARTA, KalderaNews.com – Masa penghujung kuliah selain masa yang mendebarkan juga penuh dengan stress. Masa ini kadang terasa sangat panjang dan melelakan. Meskiipun demikian, prosesnya harus terus dijalani. Salah satu proses yang harus diikuti agar lekas wisuda adalah seminar proposal.

Seminar proposal merupakan salah satu langkah untuk menyelesaikan skripsi. Seminar proposal merupakan ijian pertama setelah mahasiswa menulis bab 1 hingga bab 3 skripsi. Saat seminar proposal, mahasiswa harus mempresentasikan rancangan penelitiannya. Sebelum ujian komprehensif, mahasiswa harus lulus dulu dalam ujian seminar proposal ini.

BACA JUGA:

Seminar proposal kadang dianggap sebagai momok yang menakutkan. Hal ini terjadi bila kita belum memahami panduan seminar proposal yang baik agar tidak mengalami grogi berlebih. Inilah 7 panduan seminar proposal agar lancar dan tidak grogi.

Pahami materi

Memahami materi yang akan disampaikan adalah syarat mutlak yang harus dikuasai. Catat poin penting materi yang akan presentasikan dan pelajari dengan baik. Tambahkan data pendukung yang membuat materimu lebih menarik dan penting.

Ramal pertanyaan

Setelah memahami materi, langkah kedua yang dapat kamu lakukan adalah meramal pertanyaan yang mungkin akan diberikan oleh dosen penguji atau audiens yang biasanya merupakan teman sekelas. Dengan memahami materi kita dapat dengan mudah menjawab pertanyaan yang diberikan. Dan bila kita dapat meramal pertanyaan yang mungkin akan diterima, seminar proposal ini tidak akan terasa sulit.

Pertanyaan-pertanyaan yang sering ditanyakan antara lain: mengapa penelitianmu penting, apa yang membedakan penelitian ini dengan penelitian yang lain, cara mendapatkan data, cara mengolah data, dan lain-lain.

Siapkan presentasi dengan jelas, padat, dan menarik

Presentasi menjadi aspek yang penting untuk dipersiapkan dalam menghadapi seminar proposal. Pemahaman yang baik terhadap materi seminar akan sia-sia bila kita tidak membuat presentasi dengan jelas, dapat, dan menarik,

Buatlah poin-poin penting yang akan disampaikan dalam powerpoint. Bila kamu merasa tidak cukup pandai dalam membuat powerpoint, kamu bisa menggunakan template slide powerpoint yang banyak tersedia secara gratis.

Latihan! Latihan! Latihan!

Langkah berikutnya dalam mempersiapkan seminar proposal adalah berlatih. Latihan akan membuatmu mahir dalam menyampaikan materi dan dapat memperkirakan waktu yang diperlukan untuk presentasi.

Refreshing

Dalam mempersiapkan seminar proposal, hal yang tidak kalah penting adalah mengambil waktu untu istirahat. Waktu jeda ini berfungsi untuk menyegarkan otak dengan refreshing. Cara ini dapat dipilih untuk memulishkan energi agar saat hari H tidak penat dan lelah.  

Siapkan mental dan fisik

Setelah menyiapkan materi presentasi, hal lain yang harus dipersiapkan adalah menjaga kesehatan mental dan fisik. Dua hal ini tidak boleh tertinggal untuk dipersiapkan. Makan makanan yang bergizi dan istirahat yang cukup adalah cara yang tepat menghadapi seminar proposal dengan kondisi yang fit dan bugar.

Berdoa

Bila keenam tip di atas telah kamu lakukan, langkah ke-7 adalah berdoa. Mintalah doa pada orang tua juga agar seminar proposal berjalan dengan lancar dan mudah.

Tujuh panduan mudah dapat kamu persiapkan dari jauh hari agar tidak panik saat menjelang seminar proposal. Good luck ya, dan semoga lekas wisuda!

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*