5 Juni Hari Lingkungan Hidup, Milenial Harus Paham 5 Macam Pencemaran di Sekitar

Ilustrasi: Hari Lingkungan Hidup Sedunia, 5 Juni. (Ist.)
Ilustrasi: Hari Lingkungan Hidup Sedunia, 5 Juni. (Ist.)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com –  Hari Lingkungan Hidup Sedunia telah sejak tahun 1973 digelar pada tanggal 5 Juni ini diprakarsai oleh Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Wolrd Environmen Day ini merupakan platform gobal terbesar tentang lingkungan dan dirayakan jutaan orang di seluruh dunia.

Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2022 adalah “Only One Earth” dengan slogan: In the universe are billions of galaxies, In our galaxy are billions of planets, But there is #OnlyOneEarth. Let’s take care of it.

BACA JUGA:                                                    

Sebagai generasi muda kita wajib paham mengenai apa saja yang dapat mencemari lingkungan sekitar yang harus kita jaga dan lestarikan ini. Pencemaran Lingkungan dipengaruhi oleh banyaknya produktivitas yang terjadi di planet Bumi.

Pencemaran lingkungan merupakan proses masuknya bahan atau energi tertentu ke dalam suatu lingkungan yang justru menyebabkan timbulnya perubahan negatif pada lingkungan, kesehatan manusia, hingga eksistensi manusia beserta organisme lain. Dalam hal ini, lingkungan yang dimaksud berkaitan dengan ekosistem udara, ekosistem tanah, ekosistem laut, dan lain-lainnya.

Pencemaran lingkungan dikelompokkan menjadi lima macam, yakni pencemaran udara, pencemaran suara, pencemaran air, pencemaran tanah, dan pencemaran radiasi.

Pencemaran udara

Secara umum pencemaran udara atau polusi udara dapat disebabkan oleh dua jenit polutan yakni polutan primer dan sekunder. Polutan primer merupakan jenis polutan yang langsung dari suatu proses atau substandi pencemar yang ditimbulkan secara langsung oleh sumber pencemarnya. Contoh polutan primer ini adalah sulfur dioksida yang dihasilkan oleh pabrik-pabrik serta karbon dioksida dan karbon monoksida hasil pembakaran.

Sedangkan polutan sekunder merupakan jenis polutan yang dihasilkan oleh adanya interaksi dari beberapa polutan primer di atmosfer seperti reaksi foto kimia. Contoh polutan sekunder ini adalah disosiasi NO2 yang menghasilkan NO dan O.

Pencemaran suara

Pencemaran suara atau kebisingan terjadi di suatu lingkungan yang melebihi nilai ambang batas yang ditentukan pada suatu lingkungan tersebut. Pengaruh kebisingan pada kesehatan manusia ditentukan oleh tingkat (kerasnya suara), jarak, dan intensitas kebisingan dari sumbernya.

Pencemaran suara ini dapat diakibatkan oleh suara-suara bervolume tinggi yang membuat daerah sekitarnya menjadi bising dan tidak menyenangkan. Tingkat kebisingan terjadi bila intensitas bunyi melampaui 70 desibel (dB).

Pencemaran air

Merupakan masuknya benda asing ke dalam suatu wiayah peraiaran dan menurunkan kualitas air di wilayah perairan tersebut. Kualitas air yang terganggu ditandai dengan perubahan bau, rasa, dan warna. Pencemaran air ini menjadi masalah global, karena tidak sedikit manusia yang sekarang kesulitan untuk mendapatkan akses air bersih.

Pencemaran tanah

Pencemaran ini biasanya terjadi karena kebocoran limbah cair atau bahan kimia industri. Jenis bahan yang dapat menyebabkan terjadinya pencemaran tanah adalah bahan kimia, mikroorganisme, dan bahan radioaktif. Semua bahan-bahan tersebut apabila masuk ke air akan turut mencemari tanah.

Pencemaran radiasi

Yakni masuknya bahan bersifat radioaktif yang memiliki kekuatan radiasi melampaui nilai ambang batas yang telah ditentukan. Tidak hanya itu saja, pencemaran radiasi juga dapat disebabkan oleh radiasi panas yang melebihi temperatur normal di suatu lingkungan.Biasanya, pencemaran radiasi ini disebabkan oleh debu radioaktif akibat terjadinya ledakan reaktor-reaktor atom serta bom atom.

Itulah lima jenis pencemaran lingkungan yang harus kita tahu dan sadari dari lingkungan terdekat kita. Sebagai generasi cerdas, sudah saatnya kita ikut andil dalam mencintai dan menjaga lingkungan ini.

*Jika artikel ini bermanfaat, silakan dishare kepada saudara, sahabat dan teman-temanmu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*